#Pilkada2017 Rumah Wakil DPR Aceh Utara Diteror 'Bom Bangkai Anjing'

Abdul Muthalib mengatakan ia tidak pernah berselisih faham dengan siapapun terkecuali terlibat dalam tim sukses kandidat gubernur maupun bupati dari Partai Aceh.

Selasa, 31 Jan 2017 10:39 WIB

Pasukan Brimob dalam apel Operasi Praja Rencong 2017 untuk pengamanan Pilkada di Lhokseumawe, Kamis (26/1/2017). (Foto: ANTARA)


KBR, Lhokseumawe – Sebuah benda mencurigakan ditemukan warga di kawasan rumah Wakil Ketua DPR Kabupaten (DPRK) Aceh Utara, Abdul Muthalib alias Taliban. Peristiwa itu menimbulkan keresahan warga sekitar di Gampong Calong, Kecamatan Syamtalira Aron.

Saat dihubungi KBR, Abdul Muthalib mengatakan, ia sebelumnya sedang berada di luar daerah. Tiba-tiba ia mendapat kabar dari temannya tentang benda mencurigakan terbungkus karung di depan rumahnya. Teman Abdul Muthalib mencurigai benda itu sebagai bom rakitan.

"Saya ditelepon kawan, saat itu dibilang ada benda berbentuk bom di depan rumah saya, yang juga persis sekali di depan pintu sekolah TK. Kita tidak tahu apa motif peletakan bom itu. Kita serahkan kepada aparat keamanan untuk mengusut tuntas apa hal atau masalahnya," kata Muthalib kepada KBR, Senin (30/1/2017).

Baca juga:


Abdul Muthalib mengatakan ia tidak pernah berselisih faham dengan siapapun terkecuali terlibat dalam tim sukses kandidat gubernur maupun bupati dari Partai Aceh.

Tim Penjinak Bom (Jibom) dari Brimob Jeuleukat Aceh Utara segera datang ke lokasi. Setelah diselidiki, aparat kepolisian memastikan benda yang diteror itu bukan peladak. Benda yang terbungkus didalam karung itu hanya berupa bangkai anjing.

Kapolsek Syamtalira Aron, Zulkifli Harahap menduga bangkai anjing itu diletakkan di TKP oleh pihak tak bertanggung jawab untuk aksi teror.

"Kami dapat info dari warga bernama Rusli. Kami langsung kontak tim Jibom untuk penyidikan lebih lanjut," kata Zulkifli Harahap.

Ia menambahkan, benda dalam karung itu diletakkan di area depan rumah Abdul Muthalib. Lokasi rumah Abdul Muthalib bersebelahan dengan Taman Kanak-kanak dan Pendidikan Anak Usia Dini (TK-PAUD) Al-Ijabah, Gampong Calong.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Indonesia masih menghadapi masalah jumlah penduduk yang besar dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi. Pertambahan jumlah penduduk tidak seimbang dengan pertumbuhan kesempatan kerja.