Tinjau Proyek Kereta Bandara Soeta, Jokowi: Tepat Waktu

"Sesuai yang saya sampaikan awal 2015 lalu. Selesai kira-kira bulan 6, bulan 7 selesai,"

Jumat, 04 Nov 2016 15:48 WIB

Ilustrasi: Presiden Jokowi saat meninjau proyek infratruktur. (Foto: Antara)



KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo menyatakan proyek kereta Kota-Bandara akan selesai tepat waktu pertengahan 2017. Hal itu dia sampaikan ketika meninjau proyek tersebut hari ini.

Kata dia, seluruh progres dicapai sesuai waktu  dan tidak ada yang perlu dikuatirkan.

"Sesuai dengan progress,"  ujarnya kepada wartawan, Jumat (04/11).

"Kereta dari Kota ke Bandara ini sudah akan tepat waktu selesainya, sesuai yang saya sampaikan awal 2015 lalu. Selesai kira-kira bulan 6, bulan 7 selesai," jelasnya lagi.

Jokowi menambahkan, masih ada kendala kecil berupa pembebasan lahan 800m. Kata dia, ditargetkan lahan itu selesai dibebaskan Desember tahun ini sehingga proyek bisa selesai seluruhnya.

Jokowi menyatakan, kereta Kota-Bandara ini akan mengurangi arus kendaraan hingga 30 persen dari kedua arah. Sehingga kata dia kemacetan yang sering terjadi di wilayah Jakarta-Cengkareng bisa berkurang.

Dia menambahkan, kereta itu akan ditambah dengan kereta yang menghubungkan seluruh terminal di bandara.

"Terminal 1, 2, 3, dan 4, rencananya direncanakan sambung menyambung. Direncanakan Juli 2017 selesai rampung bisa dipakai," paparnya. 


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Korupsi Alat Kesehatan, Ratu Atut Divonis 5,5 tahun penjara

  • Korupsi E-KTP, Jaksa Apresiasi Hakim Akui Peran Setnov
  • Pansel Klarifikasi Temuan Masyarakat Kepada Calon Komisioner Komnas HAM
  • Polisi: Tidak Ada Gejolak Sosial Pasca Pembubaran HTI di Solo

Mari dukung penyelenggaraan jaminan kesehatan nasional, dengan BPJS, dengan gotong royong semua tertolong.