Presiden Joko Widodo saat meninjau tol Becak Kayu. Foto: Antara


KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo memastikan tahap pertama jalan tol Bekasi, Cawang, Kampung Melayu (Becak Kayu) sudah bisa digunakan pada Maret tahun depan. Tol Becak Kayu tahap I memiliki panjang 8 kilometer dari wilayah Lampiri hingga Gudang Seng, Jakarta Timur.


Jokowi optimistis jalan tol tersebut dapat mengurai kemacatan di wilayah sekitar.

"Maret 8 kilometer sudah di bisa dipakai. Saya hanya ingin memastikan yang Maret itu 8 kilo, 2 berarti 16 kilo itu sudah bisa dipakai itu penting sekali kemacetan sudah terlalu parah," kata Jokowi saat meninjau proyek pembangunan jalan tol Becak Kayu, Senin (7/11).

Presiden Jokowi menambahkan jalan yang mengikuti aliran Kali Malang di Jakarta Timur hingga Bekasi, secara keseluruhan akan rampung pada akhir 2017 mendatang. Total panjang jalan tol tersebut adalah 22 kilometer.

"Ya 22 tahun, 22 tahun kemudian dimulai lagi Januari 2015 kemarin memang kebut-kebutan ini panjangnya 11 kilo kanan kiri berarti 22 kilo dan akan kita selesaikan akhir tahun 2017. Saya hanya ingin memastikan rampung tadi dari laporan rampung hanya minus 1% targetnya kurang 1% itu bisa dikejar," ucapnya.

Ia menambahkan, tol Becak Kayu nantinya akan terhubung langsung dengan tol JORR ke arah Tanjung Priok. Ia mengklaim sudah tidak ada masalah dalam pembebasan lahan karena dana talangan pemerintah sudah tersedia.

"Tidak ada masalah ini tinggal masa konstruksi saja cepat-cepatan saja nanti  Maret sudah bisa dipakai. Laporan sejauh ini kondisi tol. Semuanya tidak ada masalah karena pembebasan sekarang ini pembebasan lahan pembebasan tanah dengan adanya dana talangan jadi cepet banget sangat cepat nggak ada masalah waktunya," tambahnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung pembangunan jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di Jalan Inspeksi Taruna, Kalimalang,  Jakarta Timur, Senin (7/11). Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 08.50 WIB.

Kedatangan bekas Walikota Solo ini disambut langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Mochammad Iriawan dan Pangdam Jaya, Tedy Lhaksamana. Sekitar dua menit berbincang dengan Iriawan dan Tedy, Jokowi kemudian menyapa Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (MenPU PERA) Basuki Hadimuljono dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno.

Baca juga: Pemerintah Tahun Depan Siapkan Belanja Infrastruktur 387 Triliun

Editor: Sasmito


Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!