Polri Larang Aksi 2 Desember di Semanggi dan Thamrin

Tito tegaskan, meski dijamin undang-undang, namun aksi demonstrasi di jalanan juga memiliki batasannya.

Senin, 21 Nov 2016 22:39 WIB

Kapolri Tito Karnavian


KBR, Jakarta- Kepolisian Indonesia tegaskan akan bubarkan aksi yang mengganggu ketertiban umum. Itu disampaikan Kapolri Tito Karnavian menanggapi rencana aksi pada 2 Desember yang akan menutup jalan protokol di Ibu Kota, Jakarta. Tito tegaskan, meski dijamin undang-undang, namun aksi demonstrasi di jalanan juga memiliki batasannya. Berikut penjelasan Kapolri Tito Karnavian. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Ini Hasil Rapat Bamus DPR soal Perppu Ormas

  • Tim Arkeolog Sumba Berupaya Cetak Kerangka Situs 2800 Tahun
  • LN: Amerika Terapkan Sanksi Baru bagi Pendukung Korea Utara
  • OR: Di Tengah Ketakpastian Draxler Didekati Sejumlah Klub

Indonesia baru merayakan dirgahayu yang ke-72. Ada banyak harapan membuncah untuk generasi penerus yang bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.