OTT Pejabat Pajak, Jokowi: Kita Gebuk

"Satu yang seperti itu, yang penting kita gebuk, udah. Jangan ada yang main-main lagi, gebuk lagi, kalau ada yang main-main, gebuk lagi,"

Kamis, 24 Nov 2016 14:39 WIB

Direktur PT EK Prima Ekspor Indonesia Rajesh Rajamohanan Nair (kedua kanan) memakai rompi tahanan usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (22/11). (Foto: Antara)


KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo memastikan bakal menindak tegas pejabat yang terlibat korupsi. Ini dikatakan Jokowi menanggapi tertangkapnya pejabat Ditjen Pajak dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait suap.

"Biasa dalam sebuah organisasi besar seperti Direktorat Jenderal Pajak, di sana ada berapa ribu. Satu yang seperti itu, yang penting kita gebuk, udah. Jangan ada yang main-main lagi, gebuk lagi, kalau ada yang main-main, gebuk lagi," kata Jokowi di JCC Senayan, Kamis (24/11/2016).

Sebelumnya, Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Ditjen Pajak Handang Soekarno ditetapkan sebagai tersangka kasus suap. Handang diciduk KPK dalam operasi tangkap tangan. Selain Handang, KPK juga menahan Direktur PT EK Prima Ekspor Indonesia Rajesh Rajamonahan Nair dan menetapkannya sebagai tersangka. KPK menyita uang sebesar USD 148.500 atau sebesar Rp 1,9 miliar. Uang ini diduga sebagai suap terkait permasalahan pajak yang dihadapi PT EK Prima Ekspor.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.