Pelatih timnas Indonesia Alfred Riedl mendampingi para pemain berlatih di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/11/2016). Timnas Indonesia akan menjamu Vietnam di laga pertama semifinal Piala AFF 2016 pada Sabtu mendatang. (Foto: ANTARA)


KBR, Balikpapan - Legenda tim nasional Indonesia Bima Sakti Tukiman memberi masukan kepada para pemain timnas menjelang laga pertama babak semifinal Piala AFF 2016 melawan Vietnam. 


Bima Sakti mengatakan banyak hal yang harus diwaspadai Boaz Solossa dkk saat melakoni laga perdana pada Sabtu (3/12/2016) mendatang di Stadion Pakansari Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Baca: AFF Periksa Stadion, PSSI: 95% di Pakansari   

Eks kapten timnas Indonesia ini mengatakan gaya permainan Vietnam tidak jauh beda dengan Thailand. Vietnam memiliki kerjasama yang bagus antarpemain dalam membangun serangan, memiliki kecepatan dan khususnya serangan balik yang berbahaya.

Selain itu, Bima Sakti mengatakan dari pengalamannya saat masih berseragam tim nasional, rata-rata pemain Vietnam memiliki semangat bertarung (fighting spirit) luar biasa, karena rata-rata merupakan anggota militer atau jebolan wajib militer, sehingga sudah sudah dididik berjuang membela Negara.

"Vietnam tidak jauh beda gaya permainannya dengan Thailand. Mereka punya semangat juang tinggi, memiliki determinasi tinggi. Jadi kita harus lebih semangat dari mereka. Kita harus siap serangan-serangan balik mereka. Semangat juang kita harus lebih keras dari pada mereka. Pengalaman saya, kita harus lebih fight dari mereka. Karena kalau kita down, kita lambat, mereka semakin kencang, kepercayaan diri mereka semakin meningkat," kata Bima sakti, Rabu (30/11/2016).

Baca: Hadapi Vietnam, Tiket Semifinal AFF Dijual Online Mulai Rabu    

Jebolan PSSI Primavera itu menambahkan, untuk mengalahkan Vietnam, anak asuh Alfred Riedl harus memiliki semangat juang yang lebih tinggi dari Vietnam. Jika tidak, maka Vietnam bisa menggagalkan ambisi Indonesia lolos ke final.

Bima berharap, tim nasional bisa meraih kemenangan di stadion Pakansari, sehingga di laga kedua berikutnya yang akan digelar di Vietnam, beban timnas bisa lebih ringan.

Editor: Agus Luqman 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!