Proses evakuasi jenazah korban kapal TKI yang tenggelam, Kamis (3/11/2016) (Foto: @BNPB)

KBR, Jakarta- Pencarian korban kapal speedboat yang tenggelam di perairan Tanjung Memban dan Teluk Mata Ikan, Batam, Kepulauan Riau masih terus dilakukan. Kepala Basarnas Kepulauan Riau, Abdul Hamid mengatakan, pencarian dilakukan di permukaan dan bawah laut dengan menggunakan robot ROB dan scan sonar untuk mencari bangkai kapal. Sedangkan di permukaan dan pesisir pantai dilakukan dengan penyisiran untuk mencari kemungkinan ada korban yang terbawa arus.

"Masih kita laksanakan pencarian di permukaan masih kita laksanakan, menyisir pantai dan pencarian bawah air dengan menggunakan ROB dan scan sonar untuk mencari bangkai kapal juga kita laksanakan," jelas Kepala Basarnas Kepulauan Riau, Abdul Hamid kepada KBR, Jumat (4/11/2016)

Kepala Basarnas Kepulauan Riau, Abdul Hamid menambahkan, hingga kini sudah ditemukan korban selamat 41 orang dan meninggal dunia 54 orang. Sehingga korban yang masih dalam pencarian sekitar 6 orang, "Dugaan penumpangnya 101 orang, tetapi angka 101 orang penumpang itu bukan angka pasti karena tidak ada daftar manifest penumpang. Kita masih memperkirakan jumlah penumpang sebenarnya," katanya.

Kata dia, pencarian akan terus berlangsung selama 7 hari sejak tenggelamnya kapal tersebut. Kata dia, pencarian bisa diperpanjang apabila ada dinamika dan perkembang terbaru terkait pencarian korban, "Pencarian kita laksanakan sesuai SOP itu 7 hari, hanya saja jika ada perkembangan baru dan dinamika baru bisa saja 7 hari, bisa saja tidak, bisa saja lebih," katanya.

Editor: Dimas Rizky 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!