Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump saat kampanye. (Foto: Antara)



KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo memastikan hubungan Indonesia dan Amerika Serikat akan tetap baik siapapun yang bakal memimpin Negeri Paman Sam tersebut kedepannya. Jokowi mengimbau agar siapapun menghormati proses pemilihan Presiden di sana.

"Yang pertama saya kira harus kita tunggu ya sampai ada penghitungan terakhir, tidak boleh mendahului. Kedua, apapun yang menjadi pilihan rakyat Amerika, saya kira sangat menghargai,"  ujarnya kepada wartawan usai acara pelantikan Pahlawan Nasional di Istana Negara, Jakarta, Rabu (09/11).

Kata dia, Amerika Serikat merupakan salah satu negara dari 5 negara investor terbesar bagi Indonesia. Oleh karenanya kata dia, hubungan kedua negara akan tetap baik di segala sektor, terutama sektor ekonomi.

"Hubungan kita tetap akan baik, terutama hubungan dagang, investasi kita tahu Amerika termasuk investor 5 besar di Indonesia. Saya kira tidak akan ada perubahan," ucapnya.

Dia enggan menjawab lebih lanjut soal apakah Indonesia akan mengikuti Perjanjian Perdagangan Pasifik (TPP) menyusul Pemilu Amerika Serikat (AS) yang digelar 8 November ini. Seperti diketahui, dalam Pemilu AS, calon presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton mendukung TPP sementara Donald Trump menolak.

"TPP kan di kongres saja belum," tambahnya.

Sebelumnya, Persaingan ketat antara dua kandidat calon Presiden Amerika Serikat, Hillary Clinton Vs Donald Trump, sedang berlangsung saat ini dalam Pilpres AS hari ini.

Hasil polling  pemilihan Presiden Amerika Serikat 2016 menyatakan Donald Trump unggul dari pesaingnya yang berasal dari Partai Demokrat, Hillary Clinton.


Editor: Rony Sitanggang

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!