Ilustrasi: Brimob berjaga di Monas jeloang aksi 4 November. (Foto: Antara)



KBR, Jakarta- Demo terhadap Ahok di Jakarta 4 November akan dimanfaatkan oleh ISIS untuk melancarkan teror. Pengamat terorisme Sydney Jones  menjelaskan ada beberapa tanda yang menunjukkan hal tersebut.

Kata Sydney, salah satunya adalah muncul seruan di aplikasi perbincangan Telegram.

"Juga ada di channel Telegram yang dikuasasi orang pro-ISIS semacam seruan atau perintah kepada pengikutnya untuk memanfaatkan demo tanggal 4 November untuk bikin kerusuhan. Dan untuk mengipas api jihad di seluruh pelosok Indonesia," jelasnya dalam diskusi di Jakarta, Selasa (1/11/2016) sore.

"Dengan ini semuanya itu jelas, jauh sebelumnya, bahwa akan dimanfaatkan," tandasnya.

Dia menjelaskan, di aplikasi Telegram itu juga ada seruan untuk meniru apa yang dilakukan pemuda di Tangerang yang menusuk anggota kepolisian. Simpatisan ISIS diminta memanfaatkan kehadiran banyak anggota polisi yang akan menjaga demo itu. Sehingga menurutnya metode serangan yang lebih mungkin dilakukan adalah tusukan pisau bukan ledakan bom. Namun dia yakin polisi sudah bisa mengatasinya.

Hal lain yang menjadi tanda, menurutnya, adalah kehadiran kelompok yang berafiliasi dengan Abu Jibril dalam kelompok yang bertemu dengan politisi Gerindra Fadli Zon, pekan lalu. kata dia, sudah terlihat hubungan antara kelompok-kelompok pro-ISIS dan kelompok intoleran di Jakarta. 


Editor: Rony Sitanggang

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!