Ini Fokus Percarian Korban Kapal Tenggelam di Batam

Tim SAR menghubungi otoritas pelabuhan Johor, Malaysia, untuk menginformasikan jika ada korban yang terlihat di wilayahnya.

Rabu, 02 Nov 2016 15:42 WIB

Ilustrasi: Petugas Search And Rescue (SAR) mengevakuasi mayat korban kapal tenggelam. (Foto: Antara)



KBR, Jakarta - Tim SAR masih mencari 40 korban kapal tenggelam di Perairan Batam, Kepulauan Riau. Data sementara menyatakan, 35 orang dinyatakan selamat dan 18 orang meninggal.

Kepala Sub Seksi Operasi SAR Tanjungpinang Eko Suprianto menyatakan, masih memfokuskan pencarian di jalur pelayaran kapal. Kata dia, titik persis tenggelamnya kapal masih belum diketahui, sehingga pencarian berpatokan pada lokasi penemuan korban.

Pihaknya juga telah menghubungi otoritas pelabuhan Johor, Malaysia, untuk menginformasikan apabila ada korban yang terlihat di wilayahnya.

"Kami juga sudah koordinasi ke Johor Bahru dengan Singapura," jelasnya kepada KBR, Rabu (2/11/2016) siang.

"Nah dari mereka itu saat ini sudah menggerakkan, kalau bahasa kami itu sudah memapelkan, ke kapal-kapal yang melalui perairan mereka," katanya.

Baca juga: Pencarian Korban Terkendala Arus

Eko menambahkan, pihaknya juga menurunkan tim gabungan untuk melakukan pencarian. Tim ini terdiri atas Basarnas, Polisi Air, dan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batam. "Ada banyak sekali yang ada di lapangan," tambahnya.

Menurut keterangan Kepolisian Kepulauan Riau, sebuah kapal yang membawa 98 buruh migran indonesia yang diduga ilegal dari Johor Bahru ke Batam tenggelam pada Rabu (2/11/2016) pagi. Kapal berangkat dari Johor pukul 3 dini hari waktu setempat.




Editor: Nurika Manan

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Pecah Antrian, PT ASDP Merak Pisahkan Kendaraan Pemudik Dengan Kendaraan Niaga

  • Desa Sambirejo Timur Tolak Jenazah Pelaku Teror di Mapolda Sumatera Utara
  • Pengamat: Eks ISIS Harus Direhabilitasi Sebelum Kembali ke Masyarakat
  • Lima Hari Bertugas, Dokter Anestesi Ditemukan Meninggal Dunia

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?