Foto: wikipedia commons (Antônio Milena/ABr)

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya bekas Presiden Kuba, Fidel Castro. Fidel Castro meninggal dalam usia 90 tahun karena penyakit usus kronis.

"Saya menyampaikan duka cita yang mendalam pada pemerintah dan rakyat Kuba atas meninggalnya Bapak Fidel Castro, mantan Presiden Kuba pada hari Sabtu 26 November lalu," ujarnya di SICC, Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Adik Castro, Raul Castro mengumumkan kakanya meninggal pada Sabtu 26 November 2016. Fidel Castro memimpin Kuba selama 50 tahun. Fidel Castro yang dijuluki Maximo Lider sejatinya sudah non aktif sejak 2008, dan menyerahkan tampuk kepemimpinan kepada adiknya Raul.

Pada era kepemimpinan Raul, hubungan Kuba dengan Amerika Serikat berangsur membaik. Salah satunya yaitu pada 2015, kedua negara berencana membuka kedutaan di Washington DC dan Havana. Sejak pemutusan hubungan diplomatik 1961 silam, kedua negara praktis sulit berkomunikasi.

Mengutip BBC, Presiden Kuba Raul Castro mengatakan langkah simbolis ini adalah awal perjalanan panjang dan rumit menuju normalisasi. Sementara itu, Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS John Kirby mengaku, masih terdapat beberapa isu yang belum disepakati pihaknya. Antara lain soal embargo perdagangan AS yang melarang sebagian besar perusahaan Amerika berbisnis di Kuba. Kuba mengatakan embargo atau blokade sangat berbahaya bagi ekonomi mereka. 


Editor: Sasmito

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!