Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Majalengka

Barang bukti berupa bahan kimia pembuat bom di sita dalam penangkapan ini

Rabu, 23 Nov 2016 12:10 WIB

Pasukan Densus 88 saat menyita barang bukti di Surabaya pada Juni lalu. Foto ANTARA

KBR, Jakarta - Pasukan antiteror Densus 88 menangkap terduga teroris di Majalengka, Jawa Barat. Terduga berinisial RPW ini ditangkap di Desa Girimulya, Banjaran sekitar pukul 09.00 WIB pada Rabu, 23 November 2016.

Menurut Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Boy rafli Amar, sejumlah barang bukti berupa bahan kimia disita dalam penangkapan ini. Di antaranya asam nitrat, asam sulfat, pupuk urea dan gelas kimia. "Kristal warna coklat dalam Tuperware yang diakui tersangka sebagai DNT," ungkap Boy.

Saat ini, barang bukti tersebut tengah diperiksa Labfor Polri. Sedangkan, Densus masih mendalami keterlibatan RPW dalam kegiatan terorisme di Indonesia.  

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Polisi Sudah Tunjuk Penyidik untuk Periksa Novel di Singapura

  • Koalisi Peduli KPK Sebut Penyerangan Air Keras Terhadap Novel Libatkan Petinggi Polri
  • Puncak Macet, 31.325 Kendaraan Keluar Tol Bogor
  • Kawanan Bersenjata Tembaki Konvoi PBB

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?