Datang ke Istana, Ini yang Dibahas Jokowi-Prabowo

Keduanya berkomitmen menjaga persatuan Indonesia dan bhineka tunggal ika.

Kamis, 17 Nov 2016 15:55 WIB

(Foto: KBR/Ninik Y.)



KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo bertemu dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto hari ini di Istana Merdeka. Kehadiran Prabowo merupakan kunjungan balasan setelah sebelumnya Jokowi berkunjung ke rumah Prabowo di Hambalang.

Dalam pertemuan tersebut, menurut Jokowi, keduanya berkomitmen menjaga persatuan Indonesia dan bhineka tunggal ika. Kata dia, tidak boleh ada perpecahan akibat perbedaan politik.

"Kami bicara mengenai Indonesia, mengenai negara kita. Bagi kami berdua sama semangatnya yaitu demi merah putih, demi NKRI, demi Pancasila, demi UUD 1945, demi bhineka tunggal ika kita, sama. Dan saya dengan Pak Prabowo juga berkomitmen bersama-sama menjaga Indonesia yang majemuk ini. Kita tidak menginginkan kita terpecah belah gara-gara perbedaan politik, tidak. Karena sangat mahal harganya bagi NKRI," kata Jokowi  usai pertemuan di Istana Merdeka, Kamis (17/11/2016).

Sementara Prabowo Subianto menyatakan siap menjaga keutuhan bangsa dan mencegah  perpecahan. Prabowo juga berkomitmen mendorong penyelesaian setiap permasalahan dengan musyawarah mufakat dan tanpa kekerasan.

"Konkritnya adalah kita mendorong ke arah selalu penyelesaian yang tanpa gaduh, tanpa ketegangan, kita mencegah kekerasan," ungkap Prabowo.

Prabowo menolak mengaitkan pertemuan tersebut dengan antisipasi demonstrasi 25 November. Namun, ia menegaskan bakal berkontribusi aktif untuk mendinginkan situasi saat ini.

"Ini saya merasa kewaiban saya sebagai pimpinan suatu organisasi, suatu parpol, saya tidak kan malu-malu dan segan, saya akan selalu menganjurkan kesejukan, jadi bukan menghadapi 25, setiap saat saya akan menganjurkan selalu untuk kita usah gaduh, jangan gontok-gontokan," tuturnya.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Penggantian Ketua DPR Dinilai Tak Perlu Tergesa-gesa

  • PKB: Keputusan Golkar Terkait Posisi Setnov Menyandera DPR
  • Mendagri: Usulan Tim Gubernur Anies Melebihi Kapasitas yang Diatur Undang-undang
  • Golkar Resmi Dukung Khofifah-Emil di Pilkada Jatim