Wakil Presiden Jusuf Kalla (kiri) berjabat tangan dengan Presiden VI Susilo Bambang Yudhoyono sebelum menggelar pertemuan tertutup di Rumah Dinas Wapres, Jakarta, Selasa (1/11). (Foto: Antara)



KBR, Jakarta- Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta demonstrasi terhadap Ahok di Jakarta, 4 November, jangan sampai mengulang kejadian Trisakti. Hal itu dinyatakan usai JK bertemu Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono di rumah dinas wakil presiden di Jakarta.

JK menyatakan, dalam pertemuan itu, SBY banyak memberikan masukan untuk mengantisipasi kemungkinan buruk. Selain itu, keduanya meminta masyarakat tetap tenang.

"Jangan terjadi seperti katakanlah Trisakti atau apa," ujar JK kepada wartawan, Selasa (01/11).

"Ingin menyampaikan saran-sarannya karena bagaimana pun pernah di pemerintahan 10 tahun, pernah di pemerintahan lama, dia memberikan saran bagaimana berkoordinasi apabila timbul masalah-masalah tanggal 4," tambahnya.

JK menyatakan tidak percaya jika SBY adalah orang yang memotori aksi 4 November itu. Kata dia, tidak mungkin politisi seperti SBY melakukannya.

"Saya  tidak percaya," katanya.

SBY yang juga Ketua Umum Partai Demokrat menemui Jusuf Kalla, Selasa malam. Pertemuan 30 menit itu salah satunya membahas demo 4 November.

Usai pertemuan tertutup itu, SBY tidak memberikan pernyataan apapun. Dia baru akan menjelaskan hal-hal yang dibahas dalam pernyataan pers di rumahnya di Cikeas, Rabu (2/11/2016) pagi.  


Editor: Rony Sitanggang

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!