Aksi 4 November, Anak-anak Ikut Demo

Di kerumunan massa aksi juga masih terdengar ujaran-ujaran yang sarat dengan kekerasan.

Jumat, 04 Nov 2016 13:23 WIB

KBR, Jakarta- Ribuan pendemo dari berbagai daerah  memadati Masjid Istiqlal Jakarta. Mereka berasal dari berbagai daerah tak hanya Jakarta. Di antaranya, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Klaten dan Cikarang. Berdasarkan pantauan KBR, masih terlihat adanya anak-anak belasan tahun yang ikut aksi ini dan beberapa orang perempuan. Mereka menuntut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diadili atas dugaan kasus penistaan agama.

Di kerumunan massa aksi juga masih terdengar ujaran-ujaran yang sarat dengan kekerasan. Di antara mereka ada yang berteriak "bunuh Ahok" "gantung Ahok".

Meski begitu, masih ada sebagian massa aksi yang menginginkan demo berlangsung damai. Di antara mereka juga ada yang membawa poster "Islam adalah Damai".

Rencananya demo akan digelar hingga pukul 18.00 WIB petang nanti.

Kepolisian dan TNI juga telah mengerahkan sekira 20 ribu personel keamanan. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob

  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

pernah melihat atau bahkan mengalami sendiri perlakuan diskriminatif / ujaran kebencian di ruang pendidikan, tempat kerja, lembaga pemerintahan, dan ruang publik lainnya tapi tidak tahu lapor kemana?