Ahok Penuhi Panggilan Bareskrim Polri

Ahok datang didampingi ajudannya dan langsung memasuki Rupatama Mabes Polri pukul 08.12 WIB.

Senin, 07 Nov 2016 09:53 WIB

Basuki Tjahaya Purnama. Foto: Antara

KBR, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memenuhi panggilan Bareskrim Polri untuk diperiksa dalam kasus dugaan penistaan agama. Ahok datang didampingi ajudannya dan langsung memasuki Rupatama Mabes Polri pukul 08.12 WIB.

Ahok datang mengenakan kemeja batik berwarna cokelat. Sebelum masuk, dia tak mengeluarkan pernyataan apapun. Ahok hanya tersenyum sembari melambaikan tangan ke arah wartawan.

Sebelum kedatangan Ahok tampak juga beberapa anggota tim suksesnya datang seperti Prasetio Edi, Ongen Sangadji, dan Merry Hotma sekitar pukul 07.50 WIB. Setelah Ahok masuk Rupatama pun, tampak juru bicara tim sukses pemenangan Ahok dan Djarot, Ruhut Sitompul.

Ahok diperiksa Bareskrim terkait dugaan penistaan agama yang dilaporkan salah satunya oleh FPI. Mereka menuding Ahok telah melecehkan Alquran. Ini dipicu oleh pernyataannya di Kepulauan Seribu yang menyebut masyarakat selama ini ditipu menggunakan Surat Al Maidah 51.

Baca:


Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Demi Kesetaraan, Kemenhub Berkeras Batasi Tarif Taksi Online

  • Kasus Hakim Praperadilan Setnov Segera Masuk Sidang Panel KY
  • Kasus Pribumi, Polri Masih Kaji Laporan terhadap Anies Baswedan
  • Pernikahan Usia Anak di NTB Masih Tinggi