PSSI Terjunkan Tim Selidiki Meninggalnya Choirul Huda

Fokus tim adalah untuk memastikan tim medis bekerja dengan baik.

Minggu, 15 Okt 2017 20:48 WIB

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Jakarta - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) bakal menerjunkan tim terkait meninggalnya kiper Persela Lamongan Choirul Huda. Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono menuturkan, tim akan menelusuri penanganan medis pasca kecelakaan pertandingan.

"Ini menjadi pelajaran penting kaitannya dengan masalah kecelakaan olahraga, khususnya sepakbola. PSSI tidak ingin buru-buru untuk menjustifikasi peristiwa ini seperti apa. Tentu kami ingin mendapatkan report sebaik-baiknya. Oleh karenanya, PSSI pasti menerjunkan tim untuk mendapatkan data-data akurat mengenai peristiwa ini. Dan ini jadi telaah yang serius, terutama bagi komite medis PSSI," katanya saat dihubungi KBR melalui sambungan telepon, Minggu (15/10) malam.

Ia menambahkan, tim tersebut akan bekerja selama beberapa hari. Fokus tim adalah untuk memastikan tim medis bekerja dengan baik.

"Sekali lagi, konteksnya adalah bagaimana panitia dalam hal ini tim medis melakukan penanganan terhadap pemain yang cedera secepat-cepatnya. Sekilas dapat dilihat tim medis ada, mobil ambulans juga sudah disiapkan. Artinya, panpel telah menyiapkan hal yang demikian. Tentu tingkat kesulitan, tingkat keterampilan, perlu ditelusuri lebih jauh lagi," katanya.

Penjaga gawang klub Persela Lamongan meninggal usai bertabrakan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues. Dari tayangan lambat siaran pertandingan, tampak kepala bagian kiri dan dada kiper berusia 38 tahun itu terkena lutut Ramon Rodigrues, saat berusaha mengamankan bola dari penguasaan pemain Semen Padang.

Menjadi "Trending Topic"

Usai Choirul Huda dinyatakan meninggal, sejumlah ucapan bela sungkawa mengalir melalui akun jejaring sosial twitter. Cuitan yang berkaitan dengan "Choirul Huda" langsung menjadi "trending topic" di media sosial berlogo burung biru itu. Menurut pantauan KBR, selain sesama pesepakbola, cuitan yang umumnya mengucapkan bela sungkawa juga datang dari netizen lain. Menteri Olahraga Imam Nahwrawi, melalui akun twitter pribadinya menuliskan, "Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un. Turut berduka cita atas meninggalnya Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda. Semoga Khusnul Khotimah."

Akun resmi milik PSSI juga mencuitkan ungkapan yang sama dan telah di-retweet oleh 390 lebih akun, dan mendapatkan "like" sebanyak 265 dari netizen.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, saat dihubungi KBR menuturkan. Dunia olahraga di Indonesia--khususnya sepakbola telah kehilangan salah satu penjaga gawang terbaik.

"Almarhum--sepanjang kariernya juga sempat membela tim nasional. Selain itu, ia juga dikenal sebagai salah seorang pemain yang loyal kepada klubnya. Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya," kata Joko.

Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.