Lima Tahun Terakhir, Gunung Sinabung Erupsi 2000 Kali

Gunung Sinabung merupakan gunung api strato (gunung api kerucut), dan semula masuk gunung api tipe A yaitu sejarah letusannya tidak tercatat sejak tahun 1600-an.

Senin, 02 Okt 2017 11:45 WIB

Warga beraktivitas dengan latar belakang Gunung Sinabung, di Karo, Sumatera Utara, Jumat (29-9-2017). Hingga kini Gunung Sinabung berstatus Awas (level IV) dengan terus terjadi aktivitas erupsi dan luncuran lava pijar. (Foto ANTARAIrsan Mulyadi).

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Karo - Gunung api Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara sudah mengeluarkan letusan (erupsi) sebanyak 2.314 kali sejak 2013. 

Kepala Pos Pemantau Gunung Api Sinabung, Armen Putra mengatakan dalam lima tahun terakhir itu, letusan Gunung Sinabung sudah menewaskan 28 jiwa akibat awan panas, lahar dan erupsi.

"Kami catat hingga hari ini, erupsi tertinggi terjadi di tahun 2013 dengan tinggi kolom abu mencapai 11 kilometer," kata Armen Putra kepada KBR, Sabtu (30/9/2017).

Saat ini aktivitas Gunung Sinabung masih berada di level IV atau Awas. Hal itu disebabkan gempa vulkanik masih tinggi dan sering terjadi. 

"Sampai saat ini gempa-gempanya masih tinggi. Aktivitas magma naik ke permukaan sampai berbentuk kuba lava juga masih cukup tinggi. Potensi awan panas dan erupsinya juga masih cukup tinggi," kata Armen Putra.

Saat ini Gunung Sinabung belum menunjukan aktivitas vulkanik seperti erupsi, melainkan masih berupa guguran-guguran kecil. 

Gunung Sinabung merupakan gunung api strato (gunung api kerucut), dan semula masuk gunung api tipe A yaitu sejarah letusannya tidak tercatat sejak tahun 1600-an. Namun setelah lebih dari 400 tahun tidak ada aktivitasnya, Gunung Sinabung meletus mendadak pada 27 Agustus 2010.

Letusan 27 Agustus 2010 dikategorikan tipe letusan freatik yang diikuti jatuhan abu vulkanik yang menyebar ke timur-tenggara Gunung Sinabung dan menutupi Desa Sukameriah, Gungpitu, Sigarang-garang, Sukadebi, dan Susuk. Erupsi Sinabung pada tahun 2010, hanya berlangsung dari Agustus hingga September. 

Pada tahun 2013, Gunung Sinabung kembali erupsi dan terus menunjukan aktivitas vulkanik hingga sekarang. Sejak saat itu Gunung Sinabung diklarifikasikan ke dalam tipe A atau tercatat mengalami erupsi magmatik sekurang-kurangnya satu kali sesudah tahun 1600.

Baca juga:

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.