Kegiatan penyerahan Salib Indonesia Youth Day 2016 dari Paroki Girian Minahasa Utara kepada perwakilan Orang Muda Katolik (OMK) Paroki St Paulus Lembean. (Foto: sulut.kemenag.go.id)


KBR, Manado - Lebih dari 2,380 orang pemuda Katolik dai 37 Keuskupan di seluruh Indonesia, mulai hari ini akan mengikuti kegiatan Indonesia Youth Day 2016 di Manado Sulawesi Utara.

Indonesia Youth Day (IYD) merupakan pertemuan Orang Muda Katolik (OMK) se-Indonesia. Kegiatan ini digelar oleh Komisi Kepemudaan di Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), setiap lima tahun sekali. Acara ini pertama kali digelar di Sanggau, Kalimantan Barat pada 2012.

Ketua Panitia Indonesia Youth Day 2016, Pastor John Montolalu mengatakan rencananya acara dibuka pada Selasa (4/10/2016) dan dihadiri 24 uskup dari 37 keuskupan di Indonesia.

Selain itu acara ini juga rencananya dihadiri Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan Duta Besar Vatikan untuk Indonesia Mgr Antonio Guido Filipazzi.

Mengajarkan toleransi

Ketua Komisi Kepemudaan KWI, Mgr Pius Riana Prapdi mengatakan IYD 2016 di Manado diharapkan bisa meningkatkan semangat para pemuda Katolik untuk saling menghargai, toleransi dan kesadaran membangun persaudaraan di lingkungan sosial yang inklusif.

Selama penyelenggaraan pertemuan IYD 2016, 3-6 Oktober, para peserta pemuda Katolik akan mempraktikkan langsung sikap toleransi itu dengan menginap (live in) di rumah-rumah keluarga yang berbeda keyakinan.

"Ada yang (menginap di keluarga) Muslim, ada yang Kristen Protestan, ada yang (tinggal di rumah) pasangan berbeda agama. Dengan cara seperti ini, tdak hanya teori, tapi mengalami sendiri bagaimana mereka (pemuda Katolik) mempraktikkan imannya di lingkup keluarga, dan bagaimana itu disebarkan satu sama lain untuk saling memperkaya," kata Pius Riana Prapdi di Manado, (3/10/2016).

Pius mengatakan bahkan ada di satu paroki, yang menyambut peserta pertemuan IYD 2016 adalah pemuda-pemuda Muslim.

Mgr Pius Riana Prapdi mengatakan IYD merupakan wahana bagi pemuda Katolik untuk merayakan perbedaan dan mensyukuri kehidupan sehingga rela saling membantu dan meredam egoisme.

Acara pertemuan IDY 2016 di Manado akan ditutup Kamis (6/10/2016) dengan acara malam Budaya persembahan dari beberapa daerah di Indonesia.


Uskup Manado, Joseph Suatan mengatakan sejak lama di Manado Sulawesi Utara sudah mengenal dan terbiasa dengan toleransi beragama. Joseph mengatakan sesama agama di Manado saling menghargai dan menghormati, bahkan karakter itu kini menjadi kekuatan masyarakat Sulawesi Utara.

Editor: Agus Luqman
 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!