Jokowi Klaim 95 Persen Distribusi KIS Tepat Sasaran

"Karena setiap saya ke kelas 3 di rumah sakit, hampir semuanya pasti sudah memiliki kartu itu,"

Rabu, 05 Okt 2016 21:02 WIB

Ilustrasi (foto: Antara)



KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo mengklaim 95 persen distribusi Kartu Indonesia Sehat (KIS) tepat sasaran. Jokowi mengaku telah melakukan pengecekan sendiri ke lapangan.

Hal ini dinyatakan Jokowi ketika membuka rapat terbatas tentang efektifitas belanja kesehatan dan pendidikan.

"Distribusi KIS saya sudah cek sendiri di lapangan, saya pikir sudah di atas 95 persen tepat sasaran. Karena setiap saya ke kelas 3 di rumah sakit, hampir semuanya pasti sudah memiliki kartu itu," kata Jokowi di kantor Presiden, Rabu (5/10/2016).

Jokowi meminta anggaran kesehatan dibelanjakan secara efektif agar kualitas dan akses pelayanan kesehatan bisa meningkat.

"Anggaran (kesehatan) yang semakin besar mestinya kita harus fokus pada upaya membuat belanja betul-betul efektif dan bisa tepat sasaran," ujar dia.

Jokowi memerintahkan Menteri Kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan fokus di daerah terpencil, kawasan perbatasan dan daerah kepulauan.

Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengakui masih kekurangan tenaga kesehatan di daerah. Kata dia, terobosan yang dilakukan Kementerian juga diakui masih gagal mengatasi masalah tersebut.

"Beberapa sudah kami lakukan untuk mereka bisa mengisi di daerah, tapi tentu belum optimal karena ini harus betul-betul dipikirkan lagi," kata Nila. 


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi
  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial

Jokowi Tak Puas Transaksi Busana Muslim Hanya Rp54 Triliun

  • Dua Korban Ledakan Sumur Minyak Aceh Dibawa Ke Medan
  • KNKT Menghimbau Untuk Kapal Gunakan Solar bukan Bensin
  • Bunuh Jurnalis Pengusaha Denmark Dihukum Seumur Hidup

Anda berencana ke luar negeri? Ingin beli oleh-oleh, tapi takut kena pajak? Pada 1 Januari 2018, pemerintah menerbitkan regulasi baru untuk impor barang bawaan penumpang dan awak sarana pengangkut.