Jokowi Akan Resmikan Bandara di Perbatasan Filipina

Bandara dibangun dengan anggaran sebesar Rp 275 miliar.

Selasa, 18 Okt 2016 10:22 WIB

Ilustrasi bandara. Foto: Antara

KBR, Manado- Presiden Joko Widodo akan meresmikan bandara di kepulauan Miangas, Sulawesi Utara pada Rabu (19/10) besok. Wilayah yang berada di Kabupaten Talaud ini juga berbatasan langsung dengan Filipina. 


Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey menjelaskan, bandara yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp 275 miliar itu merupakan bandara domestik yang disiapkan sebagai bandara yang mempunyai peran strategis sebagai salah satu bandara terluar Indonesia.

"Agendakan dia datang siang, istirahat, ada mau penyerahan sertifikat prona kepada seribu orang sama ke Pulau Miangas," jelas Olly Dondokambey.

Olly menambahkan, manfaat bandara ini salah satunya adalah sebagai prasarana untuk operasi pertahanan dan keamanan. Sebagai pulau terluar, Pulau Miangas rawan kriminalitas seperti misalnya penyelundupan. Keberadaan bandara akan membantu Pemerintah untuk melakukan pengawasan wilayah perbatasan dengan negara lain dan juga disiapkan sebagai pintu gerbang distribusi pangan dan barang lainnya.

Bandara Miangas mempunyai gedung terminal seluas 356 m2. Sedangkan untuk sisi udara, bandara mempunyai landasan pacu (runway) sepanjang 1.400 m x 30 m, taxiway sepanjang  100 m x 18 m dan tempat parkir pesawat (appron) seluas 130 m x 65 m. Tingkat kekerasan (Pavement Classification Number (PCN) runway, taxiway dan appron mencapai angka 21. Dengan demikian bandara ini mampu melayani operasional pesawat turboprop (berbaling-baling) sekelas ATR 42 dan ATR 72.

Bandara Miangas juga dapat digunakan untuk membantu distribusi pangan ke masyarakat di sana saat cuaca buruk dengan angin kencang dan gelombang tinggi yang mencapai 5- 8 meter yang menyebabkan daerah ini terisolir.

Selain meresmikan bandara, Presiden Joko Widodo juga akan menyerahkan seribu lebih sertifikat Program Operasi Nasional Agraria (Prona) kepada masyarakat di Sulawesi Utara.

Berita lain: Pemerintah Siapkan Penjara di Pulau Terluar bagi Terpidana Narkoba, Korupsi, dan Terorisme


Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

OTT di PN Jaksel, KPK Tetapkan Dua Orang Tersangka

  • DPR Akan Panggil Panglima TNI Terkait Pembelian Helikopter AW 101
  • Polres Jombang Temukan Modus Penjualan Narkoba Secara Kredit
  • Presiden AS Pilih Pertahankan Pasukan dari Afghanistan

Impor barang dari luar negeri selalu diawasi dan memiliki ketentuan, jangan sampai Anda menjadi orang yang tidak tahu ketentuan yang dimiliki Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta