Jemaah Haji Berpaspor Filipina, Kemenlu: 85 Siap Dipulangkan

"Yang menarik di sini adalah sekitar 50an, dari jemaah tersebut merupakan WNI yang berdomisili di Malaysia."

Kamis, 06 Okt 2016 20:21 WIB

Ilustrasi: Jemaah haji paspor FIlipina tiba di bandara Makassar. (Foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Jakarta- Kementerian Luar Negeri menyatakan 84 dari 106 jemaah haji Indonesia siap untuk dipulangkan dari Manila, Filipina. Tujuan kepulangan mereka tidak hanya ke tanah air, tetapi juga ke Malaysia. Ini lantaran, menurut Juru Bicara Kemenlu Arrmanatha Natsir sekitar 50an jemaah bermukim di Malaysia.

"Dapat juga kami sampaikan yang menarik di sini adalah sekitar 50an, dari jemaah tersebut merupakan WNI yang berdomisili di Malaysia. Jadi prosesnya itu saat ini sudah ada 84 orang yang dapat bersiap untuk dikembalikan ke tempat mereka tinggal. Namun demikian kita juga masih menunggu proses dari izin exit permit-nya, dan itu, harapan kita dalam beberapa waktu ke depan bisa segera selesai," kata Arrmanatha di Kementerian Luar Negeri, Kamis (6/10/2016).

Arrmanatha menambahkan, 22 jemaah haji lain saat ini masih dimintai keterangan oleh otoritas Filipina untuk keperluan investigasi.

"Sisanya ada sekitar 22 orang, itu diminta untuk memberikan keterangan  untuk membantu proses investigasi yang sedang dilakukan oleh pemerintah Filipina, terkait ini. Kita harapkan bahwa ini prosesnya juga sudah masuk sidang mulai senin kemarin, sehingga kita berharap proses ini tidak terlalu lama," lanjutnya.

Data Kementerian Luar Negeri menyebutkan dari 106 jemaah haji Indonesia, 27 merupakan jemaah pria dan 79 merupakan jemaah perempuan. Mayoritas mereka berusia antara 41-60 tahun.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Pecah Antrian, PT ASDP Merak Pisahkan Kendaraan Pemudik Dengan Kendaraan Niaga

  • Desa Sambirejo Timur Tolak Jenazah Pelaku Teror di Mapolda Sumatera Utara
  • Pengamat: Eks ISIS Harus Direhabilitasi Sebelum Kembali ke Masyarakat
  • Lima Hari Bertugas, Dokter Anestesi Ditemukan Meninggal Dunia

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?