Jelang Akhir Tahun, Pemerintah Pastikan Tak Impor Pangan

"Ketersediaan pangan, khususnya pangan strategis terutama beras. Stok kita kurang lebih 2 juta ton dan itu cukup"

Selasa, 18 Okt 2016 14:35 WIB

Ilustrasi (foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Jakarta- Pemerintah memastikan jelang akhir tahun 2016 ini tidak akan ada kebijakan impor untuk mengamankan stok pangan. Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, tren konsumsi pada jelang akhir dan awal tahun memang selalu naik.

Amran mengklaim stok komoditas pangan diperkirakan aman hingga tahun depan.

"Tadi kami rapat masalah pangan, ketersediaan pangan, khususnya pangan strategis terutama beras. Stok kita kurang lebih 2 juta ton dan itu cukup untuk rastra sampai bulan Mei 2017. Bawang juga relatif stabil, aman. Kita sekarang bagaimana mendorong ekspor karena harga cenderung turun. Cabai naik karena musim hujan, tetapi produksi tetap aman karena harga di tingkat petani Rp 14 ribu sampai Rp 15 ribu per kilogram," kata Amran di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Selasa (18/10/16)

Amran mengatakan, komoditas pangan yang menjadi perhatian pemerintah di antaranya beras, bawang merah, dan cabai. Khusus untuk beras, kata Amran, harga jualnya bahkan mulai turun, hingga rata-rata 0,9 persen pada bulan September.

Hari ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menggelar rapat koordinasi menjaga stok pangan. Pasalnya, pada akhir dan awal tahun, tren kebutuhan pasokan pangan selalu naik dibanding bulan-bulan sebelumnya. Rapat koordinasi itu dihadiri Menteri Pertanian Amran Nasution, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. 


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

RKUHP, Koalisi Kebebasan Pers Sangsi Audiensi dengan DPR Bawa Perubahan

  • BMKG : Kemarau di Aceh Berlanjut Hingga Maret
  • Israel Beli Minyak Ke ISIS
  • TC Tahap Dua TImnas, Milla Tak Panggil Evan Dan Ilham

Tidak lama lagi kita akan merayakan pesta rakyat yang diadakan setiap 5 tahun sekali. Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang jatuh pada tahun 2019.