Pendeta Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Pasar Minggu, Jakarta, Penrad Siagian (kiri) sedang mediasi soal relokasi tempat ibadah, Sabtu (8/10/2016). (Foto: KBR/ Eli Kamilah)



KBR, Jakarta - Jemaat Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Pasar Minggu bakal melaksanakan ibadah perdana di kantor Kecamatan Pasar Minggu besok, Minggu (9/10/2016) mulai pukul 08.00 WIB. Pendeta GBKP Penrad Siagian mengatakan, pemindahan tempat beribadah ini sesuai dengan perintah Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam pertemuan mediasi pada 3 Oktober lalu.

Kata dia, kesediaan ini merupakan bukti pihak Gereja menghargai proses mediasi.

"Karena gubernur menginstruksikan ketika memediasi persoalan ini kemarin dengan pihak walikota, kecamatan dan lurah, kami menghargai proses dan inisiasi yang dilakukan gubernur untuk terlibat melakukan proses penyelesaikan ini," kata Penrad di GBKP Pasar Minggu, Sabtu (8/10/2016).

"Kami akan beribadah di kantor camat sebagai bentuk penghargaan terhadap proses ini. Saya berharap semua juga menghargai hal yang sama," lanjutnya.

Penrad Siagian menambahkan, Gereja telah mengirimkan surat tentang rencana ibadah besok ke kepolisian setempat. Selain itu, pengurus Gereja juga berkoordinasi dengan petugas kecamatan dan warga sekitar.

"Kami berkoordinasi dengan pihak kepolisian, kita berkoordinasi dengan pihak kecamatan tentang kita akan beribadah di situ, dengan warga kita selalu terus mencoba melakukan komunikasi, warga-warga yang selalu selama ini kita berkomunikasi sampai sekarang tidak ada masalah," ujarnya.

Dia pun mengaku telah melihat ruang serba guna di kantor Kecamatan. Ruangan tersebut diperkirakan bisa menampung seluruh jemaat GBKP yang berjumlah sekitar 150-an orang.

"Itu ibadah biasa saja, tidak ibadah yang besar, kita beribadah, kita berkumpul, selesai sekitar 2 jam. (Tempatnya) untuk relokasi, saya pikir layak lah," tuturnya.


Telusuri Lokasi Baru Gereja

Majelis Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Pasar Minggu menyatakan Walikota Jakarta Selatan telah menawarkan tempat untuk relokasi. Namun pendeta GBKP Pasar Minggu, Penrad Siagian masih enggan memerinci lokasi tersebut.

"Ada opsi sebenarnya yang ditawarkan walikota yang mungkin tidak baik saya ucapkan sekarang sebelum walikota mengatakan secara resmi, mengirimkan surat kepada kita, supaya tidak dianggap kita mendahului," kata Penrad di GBKP Pasar Minggu, Sabtu (8/10/2016).

Baca juga:

Penrad Siagian pun menambahkan, saat ini pihaknya masih mengecek dan menelusuri tempat yang dimaksud. Rencananya, besok Senin (10/10/2016), Gereja akan menyerahkan tanggapan atas usulan tersebut kepada Walikota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi.

"Yang jelas sudah diminta untuk mencoba menelusuri daerah atau lokasi tersebut," kata Penrad.

Dia mengungkapkan, Pengurus Gereja ingin memastikan lokasi baru yang diusulkan benar-benar sesuai peruntukan dan tidak memunculkan masalah baru di kemudian hari. Selain itu, dipastikan juga tidak ada penolakan dari warga di lingkungan sekitar.

Keputusan gereja, kata dia, sangat ditentukan oleh keseriusan pemerintah dalam memberikan solusi permanen. Salah satunya, tentang keputusan menyangkut kelanjutan pengurusan IMB gereja yang selama ini digunakan.

"Tentu akan diputuskan kembali oleh majelis jemaat, hanya saja kan sampai sekarang, solusi yang ditawarkan untuk relokasi kan belum terkesan, solusi yang permanen," ujar dia.





Editor: Nurika Manan

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!