Tunggu Rusun Kelar, BPBD Garut Sewa Rumah untuk Pengungsi

"Kalau sudah penuh, kita sepakat akan menyewakan rumah untuk para pengungsi untuk beberapa bulan ke depan. Sambil menunggu dua rusun yang akan dibangun,"

Kamis, 29 Sep 2016 14:24 WIB

Pencarian korban banjir bandang Garut, Jabar. (Foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Jakarta- Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Garut akan membangun  mencarikan tempat tinggal sementara bagi korban bencana banjir. Pemerintah akan menanggung biaya sewa selama beberapa bulan.

"Sebagian besar sudah masuk rusun. Kalau sudah penuh, kita sepakat akan menyewakan rumah untuk para pengungsi untuk beberapa bulan ke depan. Sambil menunggu dua rusun yang akan dibangun," ujarnya kepada KBR, Kamis (29/9/2016).

Rusunwa di Gandasari, kata Ade memang sudah disiapkan setahunan yang lalu. Rusun ini memang diperuntukan bagi korban bencana di Garut Jawa Barat. Sementara, untuk dua rusun kemungkinan akan dibangun tahun ini juga. Untuk tempatnya, Ade mengaku lokasi itu tidak jauh dari daerah kota.

Terkait pencarian korban, Ade menambahkan hari ini tim berhasil menemukan satu jenazah lagi. Jenazah ditemukan warga di sekitar jembatan Leuwi Daun, sungai Cimanuk. Namun, Ade belum bisa memastikan apakah korban ini merupakan salah satu yang dari 19 nama korban yang masih hilang.

"Hari ini ada berita, cuman saya belum lihat, ada satu mayat lagi. Jadi yang sudah ada 35 korban. Kalau ini yang tercantum yang dilaporkan berarti berkurang, ini kan belum teridentifikasi,"ujarnya

Saat ini, fokus pencarian difokuskan di waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang. Tim SAR memilki waktu tiga hari lagi untuk melakukan pencarian korban banjir bandang. Pencarian, kata Ade bisa diperpanjangan, bisa tidak.

"Kita belum putuskan. Kalau liat dari segi kondisi kekuatan kulit mayat, lebih tujuh hari sudah hancur sekali. Tiga hari saja sudah melepuh. Nah, ini apalagi sudah tujuh hari. Kalau nanti ditambah lagi, kayanya agak berat ditemukan,"ungkapnya.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Ini Hasil Rapat Bamus DPR soal Perppu Ormas

  • Tim Arkeolog Sumba Berupaya Cetak Kerangka Situs 2800 Tahun
  • LN: Amerika Terapkan Sanksi Baru bagi Pendukung Korea Utara
  • OR: Di Tengah Ketakpastian Draxler Didekati Sejumlah Klub

Indonesia baru merayakan dirgahayu yang ke-72. Ada banyak harapan membuncah untuk generasi penerus yang bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.