Tax Amnesty, Jokowi: Kepercayaan Masyarakat Meningkat

"Saya tidak pernah bicara angka, yang paling penting adalah trust dari masyarakat terhadap pemerintah kelihatan ada."'

Kamis, 22 Sep 2016 13:58 WIB

Ilustrasi (foto: Antara)



KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo masih optimistis dengan program amnesti pajak. Jokowi mengatakan sejak program digulirkan, kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak meningkat.

Kata dia,  ini   menunjukkan peningkatan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

"Saya sampai saat ini masih optimis dengan program ini. Saya bukan berbicara angka, memang saya tidak pernah bicara angka, yang paling penting adalah trust dari masyarakat terhadap pemerintah kelihatan ada. Kemudian mereka kepatuhan dan kesadaran membayar pajak mereka ini sekarang," kata Jokowi dalam acara makan siang bersama 20 ekonom di Istana Merdeka, Kamis (22/9/2016).

Jokowi menambahkan, hasil dari amnesti sejauh ini cukup menggembirakan. Kata dia, jumlah peserta amnesti pajak telah mencapai 90 ribu orang, dengan jumlah tebusan mencapai  Rp 33 triliun sampai hari ini.

"Saya lihat ada pergerakan yang sangat baik dan sampai hari ini paling tidak tebusan kita sudah mencapai 33 lebih dan sudah mengangkut mungkin lebih dari 90 ribu orang yang ikut tax amnesty," lanjutnya.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Pecah Antrian, PT ASDP Merak Pisahkan Kendaraan Pemudik Dengan Kendaraan Niaga

  • Desa Sambirejo Timur Tolak Jenazah Pelaku Teror di Mapolda Sumatera Utara
  • Pengamat: Eks ISIS Harus Direhabilitasi Sebelum Kembali ke Masyarakat
  • Lima Hari Bertugas, Dokter Anestesi Ditemukan Meninggal Dunia

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?