Pilkada DKI, Prabowo Panggil Kader Perempuan PKS

"Kira-kira satu jam yang lalu, satu kader perempuan PKS diminta untuk datang ke Kertanegara ini oleh Pak Prabowo,"

Jumat, 23 Sep 2016 18:25 WIB

Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. (Foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Jakarta- Ketua Dewan Pembina Gerindra memanggil seorang kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera,   enggan membocorkan kader yang ia maksud.

Mardani hanya mengatakan kader itu perempuan.  Meski mengaku ikhlas, di detik-detik terakhir pengumuman pasangan calon yang diusung poros Kertanegara, PKS enggan memastikan salah satu nama yang akan diusung berasal dari luar partai.

"Kalau memastikan pastinya nanti saat konferensi pers bersama. Ketika Pak Iman dan Prabowo menyampaikan, karena politik tidak ada yang tidak mungkin.(Anies Sandiaga?) Kemungkinan perubahan itu ada. Kira-kira satu jam yang lalu, satu kader perempuan PKS diminta untuk datang ke Kertanegara ini oleh Pak Prabowo," ujar Mardani, Jumat (23/9).

Saat ini Kata Mardani yang juga sempat dicalonkan, Gerindra dan PKS masih dalam proses finalisasi program. Pukul 16.30 tadi, Anies Baswedan tampak sudah tiba di kediaman Prabowo di Kertanegara.

Namun menurut Mardani, kedua partai itu masih ingin memastikan bahwa pasangan calon yang diusung siap mengembang visi dan misi yang ingin diwujudkan kedua partai tersebut.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

KPPU Belum Temukan Indikasi Monopoli PT IBU

  • Menristek Bakal Tindak Dosen HTI Sesuai Prosedur
  • PUPR Kejar Sejumlah Ruas Trans Sumatera Beroperasi 2018
  • Kelangkaan Garam, Kembali ditemukan Garam Tak Berlogo BPOM

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.