Pilkada DKI, Ini 2 Program Tawaran Anies-Sandi

Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Sandiaga Uno bakal mengusung dua program utama dalam kampanye Pilkada Jakarta 2017.

Sabtu, 24 Sep 2016 16:17 WIB

Aksi bakal Calon Gubernur DKI Anies Baswedan (kedua kanan) dan Bakal Cawagub Sandiaga Uno (kedua kiri) berswafoto seusai pendaftaran di KPUD DKI Jakarta. (Foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Jakarta - Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Sandiaga Uno bakal mengusung dua program utama dalam kampanye Pilkada Jakarta 2017. Antara lain, pengendalian harga sembako dan penciptaan lapangan kerja.

Tim Pemenangan Anies-Sandiaga, Syarif mengatakan, dua program tersebut terutama akan menyasar kelompok masyarakat menengah ke bawah, salah satunya korban penggusuran.

"Program yang utama, mengendalikan harga sembako, kedua, menciptakan lapangan pekerjaan. Kalau sekarang ada kampung kumuh, negara belum bisa memberi pekerjaan, jangan digusur, kalau kerjanya sudah bagus, pendapatannya sudah bagus, harga sembako daya beli bagus, digusur pun dia akan menerima, karena sudah ada pekerjaan," kata  Syarif dalam sebuah diskusi di Cikini, Sabtu (24/9/2016).

Syarif menambahkan, dua program unggulan tersebut telah dikampanyekan lebih dulu oleh Sandiaga Uno dengan turun ke masyarakat sejak beberapa bulan yang lalu. Ia mengklaim, Sandiaga telah mampu meraup 38 persen suara dari masyarakat bawah. Data ini berbekal dari survei di internal tim.

"Di internalnya pengakuan Pak Sandi kelas menengah ke bawah itu sudah mendekati 38 persen, itu survey dua bulan yang lalu," ujar dia.

Baca juga:


4 Persen dari Anies Baswedan

Sosok Anies Baswedan sebagai calon gubernur, menurut Syarif, diharapkan mampu menarik hati para pemilh dari kalangan menangah ke atas. Program yang akan ditawarkan antara lain reformasi birokrasi dan kemudahan menciptakan peluang usaha. Keberadaan Anies ditargetkan mampu menyumbang suara sedikitnya 4 persen.

"Pak Anies itu melengkapi yang di atas, kelas menengah, perlu yang namanya menciptakan peluang-peluang usaha, memotong reformasi birokrasi. Birokrasi yang nggak efisien itu Pak Anies yang menutup kekosongan itu," lanjut politisi Partai Gerindra ini.

Jumat (23/9/2016) malam, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno resmi mendaftarkan diri ke KPUD DKI Jakarta sebagai pasangan bakal Cagub-Cawagub.

Pasangan yang diusung Gerindra dan PKS ini menjadi pasangan terakhir yang mendaftar pada Pilkada Jakarta 2017. Setelah beberapa jam sebelumnya Agus-Sylviana mendaftar, dan Ahok-Djarot yang mendaftar pada Rabu (21/9/2016) siang.

Baca juga: Keinginan Anies Baswedan di Pilkada Jakarta





Editor: Nurika Manan

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Ini Hasil Rapat Bamus DPR soal Perppu Ormas

  • Tim Arkeolog Sumba Berupaya Cetak Kerangka Situs 2800 Tahun
  • LN: Amerika Terapkan Sanksi Baru bagi Pendukung Korea Utara
  • OR: Di Tengah Ketakpastian Draxler Didekati Sejumlah Klub

Indonesia baru merayakan dirgahayu yang ke-72. Ada banyak harapan membuncah untuk generasi penerus yang bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.