Pilkada DKI, Batal Jadi Calon Gubernur Ini Kata Sandiaga

"Saya memiliki background di ekonomi infrastruktur dan menjaga pembangunan ekonomi lebih baik. Kita sepakat commit akan tuntaskan pembangunan Jakarta 5 tahun ke depan."

Jumat, 23 Sep 2016 21:07 WIB

Calon Wakil Gubernur Jakarta, Sandiaga Uno. (Foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Jakarta- Calon Wakil Gubernur Jakarta, Sandiaga Uno, memastikan dirinya ikhlas menerima hasil keputusan partai. Padahal sebelumnya, Sandiaga disebut-sebut akan menjadi calon gubernur yang diusung Gerindra.

Menurut Sandi, Anies orang yang tepat untuk memimpin Jakarta.

"Seperti yang saya janjikan, kita ingin pasangan profesional. Dan saya tuntas ikhlas menjalankan proses ini selama 9 bulan. Jakarta membutuhkan pemimpin yang betul-betul bisa menjalankan kesejahteraan masyarakat," ujar Sandiaga, Jumat (23/9).

Sandiaga mengaku orang pertama yang dia mintai pendapat saat akan masuk ke bursa pencalonan gubernur adalah Anies. Saat itu kata dia, Anies mendukung penuh keinginannya.

"Saya catat itu tanggalnya. 15 November 2015. Mas Anies bilang, "Go for it.".

Kini, setelah Gerindra akhirnya ditinggalkan oleh koalisi kekeluargaan yakni PAN, PKB, dan PPP yang merapat dengan Demokrat, Gerindra dan PKS memilih mengusung Anies Baswedan sebagai calon gubernur. Sementara Sandiaga dipilih untuk mendampingi Anies sebagai calon wakil gubernur.

Proses pengambilan keputusan ini nampak alot. Sejak kemarin, PKS dan Gerindra melakukan rapat internal. Meski begitu, baik Anies maupun Sandiaga membantah kealotan tersebut terjadi demi menentukan siapa yang akan diusung sebagai DKI 1. Sandi yakin duetnya dengan Anies akan mampu memimpin Jakarta.

"Pembicaraan kami kita tidak pernah bicara 1 atau 2. Kita bicara teamwork. Mas Anies expertise-nya mumpuni. Saya memiliki background di ekonomi infrastruktur dan menjaga pembangunan ekonomi lebih baik. Kita sepakat commit akan tuntaskan pembangunan Jakarta 5 tahun ke depan."

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Moratorium Reklamasi, Menteri Siti : Pulau C dan D Kurang Satu Syarat, Pulau G Dua Syarat

  • Adik Bos First Travel Ikut Jadi Tersangka
  • Penembakan Deiyai, Tujuh Anggota Brimob dan Kapolsek Akan Jalani Sidang Etik Pekan Depan
  • Tuntut Pembatalan Perppu Ormas, Ratusan Orang Demo DPRD Sumut

Dalam Perbincangan Ruang Publik KBR kali ini, kita akan punya 5 topik utama, penasaran? ikuti perbincangan Ruang Publik KBR