Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Antara)



KBR, Jakarta- Menteri Keuangan Sri Mulyani menjanjikan dana alokasi umum (DAU) yang tahun ini pencairannya ditunda pemerintah pusat, bisa dibayarkan pada Januari 2017. Sri mengatakan,   DAU itu sangat penting bagi daerah untuk membiayai program-programnya.

Selain itu, kata dia, DAU penting dalam penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

"Kami mengusulkan pada tahun 2017, awal tahun, Januari sedapat mungkin seluruh DAU yang kami pinjam atau ditunda itu bisa dibayarkan kembali. Karena sangat penting bagi daerah miliki DAU-nya dan menetapkan APBD 2017 dan tentu ini diharapkan tidak akan mengganggu terlalu banyak. Jadi pemerintah pusat memperioritaskan pembayaran kembali DAU yang ditunda karena situasi cash flow tahun ini," kata Sri di Gedung DPR, Kamis (29 September 2016).

Sri mengatakan, tahun ini pemerintah menahan DAU ‚Äékepada 169 daerah sebesar Rp 19,4 triliun. Kata Sri, DAU itu akan dibayarkan setelah tahun ini terjadi penundaan akibat pemotongan anggaran kedua dengan total Rp 137,6 triliun.

Sri berujar, saat ini pemerintah terus memantau kesehatan keuangan negara. Terutama kata dia, situasi kas setelah program pengampunan pajak atau tax amnesty.

Sebelumnya, pemerintah menunda DAU   2016 untuk 169 daerah senilai Rp 19,4 triliun. Penundaan DAU itu sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 125 tahun 2016.


Editor: Rony Sitanggang

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!