KPU DKI Tutup Pendaftaran Pilkada, Ini Jadwal Tes Calon

Perbaikan administrasi akan dibuka sampai awal Oktober sebelum Cagub-Cawagub definitif ditentukan pada akhir bulan.

Jumat, 23 Sep 2016 22:53 WIB

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Jakarta- Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menutup pendaftaran cagub-cawagub Pilkada dua setengah jam lebih awal setelah sudah tiga pasangan mendaftar. Sedianya pendaftaran ditutup pukul 24.00 tapi sudah selesai pukul 21.38 WIB.

Ketua KPUD DKI Jakarta Soemarno menyatakan tiga pasangan itu telah meliputi seluruh kursi di DPRD DKI. Sehingga tidak ada lagi calon yang bisa mendaftarkan diri.

"Karena sudah dipastikan tidak ada calon yang akan datang, maka rangkaian pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017 saya nyatakan ditutup," ujarnya menutup pendaftaran, Jumat (23/09).

"Kalau ada calon lain, akan kami catat di tempat lain," imbuhnya sambil bercanda.

Soemarno menjelaskan, seluruh pasangan calon akan menjalani serangkaian tes mulai Sabtu (24/9/2016) esok. Tes pertama adalah tes kesehatan dan psikologi di rumah sakit. Pada Minggu (25/9/2016) para pasangan calon akan mengikuti tes narkoba di BNN Pusat.

Sementara KPU   akan memverifikasi berkas pendaftaran seluruh calon. Perbaikan administrasi akan dibuka sampai awal Oktober sebelum Cagub-Cawagub definitif ditentukan pada akhir bulan.

KPUD DKI Jakarta menerima pendaftaran 3 pasang calon yakni Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (PDIP, Golkar, Hanura, Nasdem), Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni (Demokrat, PPP, PAN, PKB), dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Gerindra, PKS). 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.