Besok, Anggota Kadin Ramai-Ramai Ikut Tax Amnesty

Akan ada puluhan orang yang bakal datang ke Kantor Wajib Pajak Besar.

Senin, 26 Sep 2016 13:11 WIB

Kantor Pelayanan Pajak. Foto: Antara

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Jakarta - Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Antar Lembaga Kamar Dagang Indonesia(Kadin), Bambang Soesatyo, mengatakan besok para petinggi Kadin akan mendaftarkan diri ikut pengampunan pajak atau tax amnesty.

Bambang menyebut akan ada puluhan orang yang bakal datang ke Kantor Wajib Pajak Besar.

"Walaupun kemarin sudah melaporkan masing-masing, tapi kami secara formalnya besok jam 2. Perkiraan uangnya ratusan miliar, bahkan mungkin kalau Pak Arifin(Arifin Panigoro) masih diatas 500-an,"ujar Bambang ditemui di DPR, Senin (26/9/2016).

Selain Bambang dan Arifin, ada juga Ketua Umum Kadin, Rosan P Roeslani dan Sandiaga Uno. Dua nama tersebut pernah disebut-sebut dalam dokumen pemilik perusahaan offshore Panama Papers. Para anggota dan juga penasihat Kadin akan hadir besok.

Bambang mendorong semua pelaku usaha Kadin dan di luar Kadin untuk memanfaatkan momen ini. Kata dia, banyak orang saat ini perlu memperbaiki laporan pajaknya.

"Kalau beban mereka 20 sampai 30 persen kini hanya 2 persen. Jadi ini peluang emas untuk pengusaha agar mengumumkan pajaknya."

Dia menambahkan, "Banyak di antara kami yang harus membayar pajak besar. Karena kondisi ekonomi yang menurun kami agak susah membayar."

Editor: Malika 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.