[Ralat Berita] Pengusaha Minta Perpanjangan Tax Amnesty, Pemerintah Tunggu Pendapat Masyar

"Memang ya nggak bisa dengan PP itu, ya tanya masyarakat aja dulu deh, jangan tanya saya."

Kamis, 22 Sep 2016 20:48 WIB

Sejumlah orang mendatangi Kantor Pelayanan Pajak Pratama Boyolali, Senin (20/9/2016). Pemerintah belum memutuskan permintaan perpanjangan amnesti pajak tahap 1 yang akan berakhir 30 September. (Foto:

Ada kekuranglengkapan penulisan   pada   berita;

Pengusaha Minta Perpanjangan Tax Amnesty, Pemerintah Tunggu Pendapat Masyarakat

Adapun   yang benar adalah sebagai berikut;

Kata Darmin, program yang diatur dalam Undang-Undang tidak bisa diperpanjang melalui Peraturan Pemerintah. 

"Ya biar masyarakat lah, jangan kita. Biar masyarakat saja berkehendak. (Itu dimungkinkan, kan ada di Undang-Undang, kalau diperbaiki dalam bentuk Perppu?)  Memang ya nggak bisa dengan PP itu, ya tanya masyarakat aja dulu deh, jangan tanya saya. (Kalau dari pemerintah dimungkinkan memperbaharui undang-undang itu?) Hehehe," kata Darmin di kantornya, Rabu (21/09/16).


Demikian ralat disampaikan. Kami memohon maaf atas kekuranganlengkapan.


-Redaksi-

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

RKUHP, Koalisi Kebebasan Pers Sangsi Audiensi dengan DPR Bawa Perubahan

  • BMKG : Kemarau di Aceh Berlanjut Hingga Maret
  • Israel Beli Minyak Ke ISIS
  • TC Tahap Dua TImnas, Milla Tak Panggil Evan Dan Ilham

Tidak lama lagi kita akan merayakan pesta rakyat yang diadakan setiap 5 tahun sekali. Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang jatuh pada tahun 2019.