Tim Gabungan Kasus Novel, Polisi: Dinamika Penyelidikan

"Ini kan merupakan satu dinamika sebuah penyelidikan, penyidikan"

Jumat, 04 Agus 2017 08:45 WIB

Penyidik KPK Novel Baswedan. (Sumber; Twitter KPK)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Jakarta- Juru bicara Polri, Martinus Sitompul membantah tim gabungan dengan  KPK  dalam kasus Novel Baswedan karena ada ketakutan  kepolisian  terkait dugaan keterlibatan Jendral dalam teror dan penyerangan. Martinus mengatakan   kerjasama tersebut sebagai bentuk dinamika penyelidikan bukan karena alasan lain.

"(Akhirnya polri mau kerjasama sama KPK karena ada  Polri yang terlibat?) Tidaklah, ini kan merupakan satu dinamika sebuah penyelidikan, penyidikan kemudian dinamika yang dihadapi seperti apa, ini kan selalu melihat situasi yang ada dan perkembangannya. Bekerjasama dengan KPK itu merupakan suatu bagian untuk bisa menyampaikan hasil-hasil progres yang disampaikan ke tempat dimana Novel berada. Itu kan penting bagi kami menyampaikan hal tersebut," ujar Martinus, Kamis (08/03/2017).

Baca: Novel Tolak Tim Gabungan


Martinus juga menyampaikan   kerjasama terbuka dengan instansi dan siapa saja yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut. Dia mengklaim   keterbukaan informasi yang dimiliki polisi kepada  KPK menunjukan upaya keseriusan Polri menangani kasus tersebut.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.