Tangkap Tiga Terduga Teroris di Bandung, Polisi Temukan Bom Kimia Mematikan

Bom kimia berupa cairan yang ditemukan itu memiliki kemampuan mematikan. Menurut Yusri, jika ledakan bom kimia itu dihirup akan menjadi racun, dan jika terkena kulit akan melepuh.

Selasa, 15 Agus 2017 18:27 WIB

Tim Densus Antiteror 88 Mabes Polri dan Polda Jawa Barat di lokasi penangkapan tiga terduga teroris di Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/8/2017). (Foto: KBR/Arie Nugraha)

KBR, Bandung - Detasemen Khusus (Densus) Anti Teror 88 Mabes Polri menangkap tiga orang terduga teroris di Bandung, Jawa Barat. Penangkapan dilakukan du beberapa lokasi di Kecamatan Antapani dan Kiaracondong, Bandung.

Penangkapan terjadi pada Selasa (15/8/2017) pukul 06.00 WIB. Dalam penangkapan itu, Densus 88 juga menemukan bahan peledak di sebuah rumah kontrakan milik Ketua RT setempat.

Informasi awal yang diperoleh, salah satu terduga teroris yang ditangkap berprofesi sebagai penjual susu dan tinggal seorang diri di kontrakan. Sedangkan dua orang lainnya sudah menginap tiga hari sebelumnya di rumah kos penjual susu itu.

Saat ini tim Densus 88, tim penjinak bahan peledak serta unit identifikasi Kepolisian Jawa Barat sedang melakukan penggeledahan.

Juru bicara Polda Jawa Barat Yusri Yunus menyebut tiga orang terduga teroris itu dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bandung.

Yusri Yunus mengatakan tiga terduga teroris itu merupakan kelompok blok ISIS pimpinan Bahrun Nain, yang mengajari mereka belajar merakit bom.

"Ini bom yang ditemukan juga bom khusus bom kimia. Saat ini petugas dari Densus 88 dan tim Gegana sedang melakukan olah TKP," kata Yusri Yunus di Kampung Jajaway Timur, Kelurahan Antapani, Kecamatan Antapani Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/8/2017).

Yusri mengatakan bom kimia berupa cairan yang ditemukan itu memiliki kemampuan mematikan. Menurut Yusri, jika ledakan bom kimia itu dihirup akan menjadi racun, dan jika terkena kulit akan melepuh.

Menurut Yusri, bom kimia itu rencananya akan diledakkan di beberapa lokasi yang menjadi target pengeboman selama Agustus ini. Salah satu sasaran ledakan adalah Markas Korps Brimob Jakarta.

Saat ini seluruh terduga teroris dibawa ke lokasi pemeriksaan khusus teroris oleh Densus 88 Anti Teror Mabes Polri.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang