Kantor Bupati Sumbawa Diteror Bom

"Sudah dilaksanakan pengecekan oleh detasemen gegana, Jibom Brimob,"

Rabu, 16 Agus 2017 12:54 WIB

Ilustrasi (sumber: Antara)

KBR, Jakarta - Kantor Bupati Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) digegerkan dengan teror benda yang menyerupai bom. Juru Bicara Polda NTB, Tri Budi Pangastuti mengatakan, rangkaian benda yang diduga bom tersebut ditemukan sekitar pukul 04.30 WITA di depan pintu gerbang kantor bupati. Benda tersebut ditemukan  petugas Brimob yang sedang melakukan patroli.

"Iya betul tadi pagi jam 3 pagi di perkantoran bupati. (Sudah dijinakkan?) Sudah dilaksanakan pengecekan oleh detasemen gegana, Jibom Brimob," katanya saat dihubungi KBR, Rabu (16/08/17).

Tri Budi menambahkan, setelah penemuan rangkaian benda diduga bom itu, petugas lalu menghubungi Brimob Sumbawa untuk dilakukan penjinakkan. 

Kata Tri, temuan itu berupa  1 buah kemasan atau rangkaian pipa dengan panjang 21 centimeter, dengan diameter 9,5 centimeter. Di dalamnya terdapat bahan peledak berupa ANFO sebanyak 20  gram, 202 buah paku berukuran 5 centimeter, 83 paku ukuran 7 centimeter, 1 Unit Detonator ukuran 3 cm, 1 buah jam waker, 1 buah baterai sebagai power dan 1 Lampu LED.

"Tapi semuanya sudah dijinakkan di Mako Brimob Sumbawa, situasi kondusif," jelasnya.

Editor: Rony Sitanggang
 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Wiranto Batalkan Wacana Pj Gubernur dari Polisi

  • PPATK: Politik Uang Rawan sejak Kampanye hingga Pengesahan Suara
  • Hampir 30 Ribu Warga Kabupaten Bandung Mengungsi Akibat Banjir
  • Persiapan Pemilu, Polisi Malaysia Dilarang Cuti 3 Bulan Ini

Pada 2018 Yayasan Pantau memberikan penghargaan ini kepada Pemimpin Redaksi Kantor Berita Radio (KBR) Citra Dyah Prastuti, untuk keberaniannya mengarahkan liputan tentang demokrasi dan toleransi.