Kepolisian Bondowoso Sita Seratusan Kilo Bahan Peledak

"Dari pengembangan kami temukan lagi ada 140 kilogram bahan peledak bersama selongsong kosong, sumbu dan alat pembuat mercon,”

Jumat, 09 Jun 2017 13:38 WIB

Ratusan bungkus bahan peledak sitaan Polres Bondowoso, Jawa Timur. (Foto: KBR/Friska Kalia)

KBR, Bondowoso- Kepolisian   Bondowoso, Jawa Timur menyita  seratusan kilo bahan peledak yang sedianya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan mercon pada Kamis (8/6/2017) malam.  Kapolres Bondowoso,  Taufik HZ mengungkapkan  bahan peledak tersebut disita dari tersangka MAS (45 tahun) dan S (40 tahun) warga Kelurahan Nangkaan, Kecamatan Bondowoso.

“Kami mengamankan dua orang tersangka yang sedang melakukan transaksi. Penangkapan awal ada 20 bungkus bahan peledak. Dari pengembangan kami temukan lagi ada 140 kilogram bahan peledak bersama selongsong kosong, sumbu dan alat pembuat mercon,” kata Kapolres Bondowoso, dalam rilis pers di Mapolres, Jumat (9/6/2016).
 
Menurut Kapolres, dari keterangan tersangka, bahan peledak tersebut diperoleh dengan membeli secara daring dari penjual di Kabupaten Pasuruan. Modus pengiriman adalah dengan menempatkan bahan peledak dalam kantong semen sehingga tersamarkan. Sementara oleh tersangka, bahan peledak tersebut dijual kembali di wilayah Bondowoso dan Jember
 
“Jadi kami sudah koordinasi dengan Polda dan beberapa Polres di Jawa Timur untuk pengembangan kasus ini. Kami terus melakukan pengembangan dan tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain,” ujarnya.
 
Kedua tersangka terancam pasal 1 UU Darurat Nomer 12 Tahun 1951 tentang tindak pidana membuat, menguasai, membawa, menyimpan dan mengangkut bahan peledak dengan ancaman minimal 20 tahun penjara dan maksimal seumur hidup dan hukuman mati.
 
Sementara dari pengakuan tersangka diketahui omset berjualan bahan peledak ini cukup menggiurkan. Bahan peledak yang dibeli seharga Rp100 ribu perkilo tersebut, bisa dijual kembali dengan harga Rp140 ribu kepada pembeli. Artinya dari setiap kilo handak yang terjual, pelaku memperoleh keuntungan Rp 40 ribu.

Selain menjual bahan peledak, tersangka juga membuat mercon yang menurut pengakuan tidak untuk diperjual belikan melainkan untuk dipakai sendiri saat Hari Raya Idul Fitri mendatang.

Editor: Rony Sitanggang


Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh

Penyidik Masih Tunggu Hasil Otopsi Jenazah La Gode

  • KPAI: Anggaran Dana Desa Harus Meningkatkan Kesehatan Anak
  • Natal dan Tahun Baru, Bandara Ngurah Rai Siapkan Posko Terpadu
  • Turki Bakal Buka Kedutaan Besar Di Yerusalem Timur

Dan tentu saja di akhir tahun dan menjelang akhir tahun, selalu ada yang baru dan berbeda yang akan dipersembahkan Alfamart pada para pelanggannya.