Dukung Pansus Hak Angket, Amien Rais: KPK Semakin Busuk

"Perkara anda mau membela KPK monggo. Kalau saya tegas sebagai rakyat yang punya pikiran membela kepada kebenaran."

Rabu, 07 Jun 2017 16:13 WIB

Politikus senior PAN Amien Rais. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, mendukung Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPR RI terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi. Namun Ia membantah dukungannya sebagai bentuk intervensi karena namanya disebut oleh jaksa KPK di persidangan.

"Bukan sama sekali. Ini hal kecil saja. Saya tidak takut kok diusut sama KPK. Saya melihat KPK terjadi pembusukan dari tahun ke tahun makin makin gawat. Bukan hanya tebang pilih tapi super diskriminatif," kata Amien di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Rabu (07/06/17).

Ia melanjutkan, "Perkara anda mau membela KPK monggo (silakan-red). Kalau saya tegas sebagai rakyat yang punya pikiran membela kepada kebenaran."

Bekas Ketua Umum PAN ini mengatakan, kebusukan KPK terkait dengan kasus yang dianggap tak berani diungkap seperti kasus BLBI dan reklamasi. Berbeda dengan operasi tangkap tangan yang hanya senilai Rp 100 juta sampai Rp 200 juta saja.

"Karena saya merasa dari masa ke masa KPK hebat tapi semakin busuk," ujarnya.

Nama Amien Rais disebut oleh jaksa KPK pada persidangan korupsi alat kesehatan yang menjerat mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari di Pengadilan Tipikor Jakarta beberapa waktu lalu. Amien disebut menerima aliran dana dari hasil korupsi alkes tersebut.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Ombudsman Sebut Ada Indikasi Maladministrasi Dalam Kecelakaan Kerja Konstruksi

  • KPU Tegaskan Akan Berikan Sanksi Bagi Parpol yang Pakai Gambar Presiden
  • Petani Garam Jatim Akan Layangkan Surat Protes ke Jokowi

Di Indonesia jumlah penduduknya adalah 250 juta penduduk dengan investor atau investasi di pasar modal adalah 1 juta orang saja yang berinvestasi.