Ledakan Bom di Rusunawa Wonocolo Sidoarjo, Dua Anak Luka

Berdasarkan informasi yang KBR himpun, insiden itu menyebabkan satu orang meninggal dan dua anak luka-luka.

Minggu, 13 Mei 2018 23:07 WIB

Tim dari polisi berada di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo. Foto: Budi Prasetyo/KBR.

KBR, Surabaya - Peristiwa ledakan bom kembali terjadi di Rusunawa Wonocolo, Surabaya. Berdasarkan informasi yang KBR himpun, insiden itu menyebabkan satu orang meninggal dan dua anak luka-luka. Sekuriti Rusunawa, Budi Utomo, mengatakan ledakan terdengar pukul 20.30 WIB. 

"Yang saya lihat ada satu korban tewas," kata Budi Utomo sekuriti Rusunawa di lokasi. 

"Begitu dengar ledakan saya langsung naik ke atas dan saya lihat anak-anak sudah dievakuasi," katanya. 

Kata dia, ledakan berasal dari Blok B nomor 2 yang berada di lantai 5. Dimana penghuninya atas nama Anton.

"Warga mencari dan sumbernya memang di lantai lima, rumah Anton," jelasnya. 

Dari pantauan, polisi masih melakukan sterilisasi di beberapa blok Rusunawa. Bahkan, sempat terdengar enam kali ledakan di lokasi.

Baca juga:

  • Kapolri Tito Karnavian: Pengebom Gereja Surabaya Satu Keluarga 
  • Presiden Jokowi: Teror Bom di Surabaya di Luar Batas Kemanusiaan  
  • Editor: Quinawaty 

    Komentar

    Beri Komentar

    KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

    Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

    • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
    • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

    152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

    • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
    • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
    • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

    Pemilihan umum 2019 memang masih satu tahun lagi. Namun hingar bingar mengenai pesta akbar demokrasi m ilik rakyat Indonesia ini sudah mulai terasa saat ini.