Polisi Tembak Warga di Lubuklinggau, Polda Libatkan Psikolog

"Kita adakan konseling untuk menghilangkan traumatis terutama dari anak kecil,”

Jumat, 21 Apr 2017 13:33 WIB

Lubang bekas peluru pada mobil yang menjadi barang bukti kasus penembakan mobil di Lubuk Linggau, di Mapolda Sumsel, Palembang, Jumat (21/4). (Foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Jakarta– Kepolisian Lubuklinggau, Sumatera Selatan, menunjuk psikolog untuk menangani trauma korban penembakan oleh anggota kepolisian setempat. Juru bicara kepolisian Indonesia, Rikwanto mengatakan, Kepala Kesehatan  Polda diperinthkan  mengawasi proses penyembuhan korban.

“Dalam perawatan tersebut kemudian kita libatkan juga dari psikologi. Kita adakan konseling untuk menghilangkan traumatis terutama dari anak kecil,” ujar Rikwanto saat ditemui di Jakarta, Jumat, (21/04).

Kata Juru bicara kepolisian Indonesia, Rikwanto  mengatakan penyelidikan masih dilakukan terhadap polisi yang melakukan penembakan.

“Tentunya sampai saat ini masih diproses. Manakala dalam hasil pemeriksaan terbukti lalai, pasti dikenakan sanksi berlapis berupa   kode etik maupun sanksi pidana yang setimpal.” Pungkas Rikwanto 

Kata dia kepolisian juga mendalami mobil yang digunakan korban. Ini lantaran diduga menggunakan nomer plat palsu.

Sebelumnya pada Selasa lalu kepolisian melepaskan tembakan terhadap mobil yang nekat melarikan diri saat digelar razia. Akibat tembakan itu 1 orang tewas dan 6 lainnya terluka.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

PPATK Telusuri Rekening First Travel

  • Buruh PT Nyonya Meneer Ajukan Tagihan Rp98 Miliar
  • Pesawat Pengangkut Haji Arab Saudi Belum Boleh Mendarat di Qatar

Impor barang dari luar negeri selalu diawasi dan memiliki ketentuan, jangan sampai Anda menjadi orang yang tidak tahu ketentuan yang dimiliki Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta