Serahkan 15 Ribu Sertifikat Bagi Warga Bogor, Jokowi Curhat Difitnah sebagai PKI

"Saya lahir tahun 61. Berarti saya baru umur 3-4 tahun. Masak ada PKI balita. Lucu banget kan."

Selasa, 06 Mar 2018 13:11 WIB

Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat pembagian sertifikat tanah kepada warga di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/3). (Foto: Antara)

KBR, Bogor- Presiden Joko Widodo sempat curhat mengenai dirinya yang kerap difitnah sebagai anggota Partai Komunis Indonesia. Jokowi mengatakan, fitnah itu tidak masuk akal dan hanya untuk kepentingan tertentu, utamanya politik.

Dia  meminta masyarakat agar berhati-hati pada kabar bohong atau hoax.

"Itulah kadang-kadang jahatnya politik di situ. Difitnah, diadu domba. Coba saya saja di bawah, banyak yang diisukan "Itu Pak Jokowi PKI”. Banyak yang seperti itu coba. Padahal PKI itu dibubarkan pada tahun 65. Saya lahir tahun 61. Berarti saya baru umur 3-4 tahun. Masak ada PKI balita. Lucu banget kan. Itu yang memfitnah ngawur. Saya kan masih balita kok difitnah-fitnah seperti itu. Tapi ada orang yang percaya," kata Jokowi saat membagikan sertifikat 15 ribu bidang tanah di Kabupaten Bogor, Selasa (06/03/2018).

Jokowi mengatakan, isu semacam itu membuatnya serba salah saat menyikapinya, antara ingin marah atau cukup mengabaikannya. Apalagi kata dia,   banyak masyarakat yang masih mempercayai berita bohong tersebut.

Jokowi juga mengingatkan masyarakat dengan suku dan agama berbeda, agar menjaga kerukunan saat menghadapi Pilkada dan Pilpres. Jokowi berkata, masyarakat tak boleh gampang dipengaruhi fitnah-fitnah, yang akhirnya saling menjelekkan kelompok lain. Ia berkata, masyarakat harus tetap rukun sejak sebelum hingga usainya Pilkada dan Pilpres.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.