Pekan Depan, Draf Paket Ekonomi 15 Diserahkan ke Presiden

Draf Paket Kebijakan Ekonomi 15 telah selesai disusun, berisi upaya pembenahan sistem logistik di Indonesia.

Jumat, 17 Mar 2017 21:29 WIB

Menko Perekonomian Darmin Nasution. (Foto: ANTARA)


KBR, Jakarta - Kementerian Koordinator Perekonomian menyelesaikan draf atau rancangan Paket Kebijakan Ekonomi jilid 15. Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan draf Paket Kebijakan EKonomi 15 berkaitan dengan penyedia jasa logistik.

Rencananya draf itu akan diserahkan ke Presiden Joko Widodo pada Selasa pekan depan.

"Coba tanya Pak Edy (Deputi Koordinasi Perniagaan dan Industri Kementerian Perekonomian, Edy Putra Irawady) deh. Pak Edy yang simpan-simpan. Mungkin Selasa depan (diserahkan ke Presiden)," kata Darmin Nasution di Menara Kadin, Jakarta, Jumat (17/3/2017).

Baca juga:


Darmin belum mau membeberkan detil isi rancangan Paket Kebijakan Ekonomi 15 itu. Ia hanya menyebut paket itu lebih berkaitan dengan penyedia jasa logistik. Ia mengatakan kebijakan ke-15 itu kurang lebih akan berisi upaya pembenahan sistem logistik di Indonesia. Hal yang menyangkut jasa logistik itu misalnya dengan memperkuat kelembagaan Indonesia National Single Window (INSW).

Sebelumnya, pemerintah telah menerbitkan 14 Paket Kebijakan Ekonomi sejak September 2015. Inti dari paket kebijakan ekonomi adalah memangkas aturan atau deregulasi terhadap peraturan yang selama ini menghambat ekonomi.

Paket Kebijakan Ekonomi 14 diterbitkan pemerintah pada November tahun lalu, berisi peta jalan pengembangan industri e-commerce.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP

  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Kuasa Hukum Kecewa Vonis Hakim dalam Kasus Spanduk Palu Arit

  • Dianggap Pendatang dan Tak Punya KTP, 700 Warga Lombok Barat Tak Punya Hak Pilih
  • Jutaan Umat Hindu Akan Hadiri Festival Sungai Gangga
  • Petenis Chung Hyeon Ternyata Punya Gangguan Mata

Presiden Joko Widodo menyerukan agar PR anak-anak sekolah tak hanya urusan menggarap soal. Tapi melakukan hal-hal yang terkait kegiatan sosial dan lingkungan.