Melawan, Densus Tembak Mati Tersangka Teroris di Cilegon

"Mereka melawan, maka dari situ kita tahu bahwa ada pistol untuk melakukan perlawanan, dan dari 2 mobil yang digunakan salah satunya dengan sengaja menabrak mobil petugas"

Kamis, 23 Mar 2017 16:10 WIB

Ilustrasi: Kepolisian menunjukkan barang bukti dari penyergapan kelompok tersangka teroris. (Foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Jakarta- Kepolisian Banten meringkus 4 tersangka teroris  terkait dengan aksi teror bom Thamrin. Keempat tersangka berinisial NK, AS, IP dan AM. Satu dari tersangka yang berinisial NK meninggal dunia dan AM menderita luka tembak di pada tangan kanan.

Kepolisian menemukan   barang bukti sepucuk pistol yang belum diketahui jenisnya. Namun menurut juru bicara Kepolisian Indonesia Martinus Sitompul, ada dugaan terkait para tersangka terlibat aksi pelatihan teroris di Halmahera dan menyembunyikan informasi terkait Abu Asibal pelaku pasca bom Thamrin.

"Pukul 12 dilakukan penangkapan terhadap sejumlah orang yang  terkait dengan dugaan aksi teror yaitu pertama   inisial NK,  AS, kemudian  IP, AM. yang NK meninggal dunia, AM luka tembak pada kaki," ujar Martinus di kantornya, Kamis (23/03).

Kata Martinus tersangka  ditangkap setelah selama hampir setahun dilakukan pengintaian. Kata dia, tidak ada petugas yang terluka dalam peristiwa tersebut, kendati para tersangka  sempat melawan dengan menabrakan mobil yang mereka kendarai saat mobil petugas menghadang.

Tersangka disergap saat menggunakan mobil avanza hitam  melakukan perjalanan dari Anyer menuju Cilegon.  Menurut  Martin para tersangka menggunakan 2 mobil. Salah satu mobil yang digunakan dengan sengaja menabrak mobil petugas guna melarikan diri dari kejaran.

"Mereka melawan, maka dari situ kita tahu bahwa ada pistol untuk melakukan perlawanan, dan dari 2 mobil yang digunakan salah satunya dengan sengaja menabrak mobil petugas namun tidak ada petugas yang cidera," jelas Martinus.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.