Kalah di PTUN, Pemprov Jakarta Siapkan Memori Banding Pulau F, I, dan K

"Sosialisasi telah kita lakukan plus ini bukti-bukti sosialisasi telah kita lakukan. Dokumen kelengkapannya, inilah Amdal yang telah kita lakukan,"

Senin, 27 Mar 2017 13:09 WIB

Ilustrasi (sumber: Bappeda)


KBR, Jakarta- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mempersiapkan memori banding untuk diajukan ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara(PT TUN). Banding diajukan atas putusan PTUN Jumat(17/3) silam yang membatalkan izin reklamasi bagi pulau F, I, dan K.

Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono, yakin   bisa menunjukkan bahwa tidak ada  prosedur yang dilanggar dalam pengeluaran izin tersebut.

"Kewenangan kita justifikasi bahwa pemerintah provinsi DKI memiliki kewenangan. Kita bersandar pada regulasi A, B, C, D. Kan ada itu dari mulai undang-undang sampai ke peraturan daerah tata ruang dan sebagainya. Ada. Tergantung perspektif kita melihat dari mana. Sosialisasi telah kita lakukan plus ini bukti-bukti sosialisasi telah kita lakukan. Dokumen kelengkapannya, inilah Amdal yang telah kita lakukan," kata Sumarsono di Kemenko Maritim, Senin(27/3).

Sumarsono yakin kebijakan yang diambil pemerintah daerah sudah berlandaskan hukum. Upaya banding ini akan diajukan paling lambat Kamis (30/3) mendatang.

"Semua kebijakan pemda ada dasar hukumnya. Pemda DKI Jakarta enggak mungkin buat kebijakan tanpa ada koridor dan landasan hukum yang jelas." Klaim dia.

Sebelumnya, Pengadilan Tata Usaha Negara memenangkan gugatan nelayan penolak reklamasi Teluk Jakarta atas pulau F, I, dan K. Majelis hakim memutuskan bahwa izin yang dikeluarkan melalui SK Gubernur Nomor 2268 Tahun 2015 itu tidak berlandaskan kepentingan umum. Hakim mewajibkan agar Pemprov DKI Jakarta selaku tergugat mencabut izin tersebut,

Hal yang sama juga pernah terjadi pada pulau G milik PT Muara Wisesa Samudra. PTUN juga memerintahkan Pemprov mencabut izin bagi perusahaan pengembang tersebut. Namun kemenangan nelayan penggugat lantas gugur di PT TUN setelah hakim PT TUN memutuskan memenangkan  Pemprov DKI Jakarta.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Kuasa Hukum: Ada Gangguan di Otak Setnov

  • Beredar Surat Dari Novanto Soal Jabatannya, Fahri Hamzah: Itu Benar
  • Gunung Agung Meletus, Warga Kembali Mengungsi
  • Kasus PT IBU, Kemendag Bantah Aturan HET Beras Jadi Biang Penggerebekan