Tak Ada Perkembangan, Novel Baswedan Akan Kembali Jalani Operasi Mata

"Operasi dilakukan karena tim dokter menganggap tidak ada perkembangan yang signifikan usai dioperasi akhir tahun lalu."

Selasa, 06 Feb 2018 20:50 WIB

Penyidik KPK Novel Baswedan ketika melakukan video call dengan wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (11/10/2017). (Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan)

KBR, Jakarta - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan bakal kembali menjalani operasi pada mata sebelah kiri, pada pekan depan.

Juru bicara KPK, Yuyuk Andriati Iskak mengatakan operasi dilakukan karena tim dokter menganggap tidak ada perkembangan yang signifikan usai dioperasi akhir tahun lalu.

Dalam operasi kali ini, kata Yuyuk, tim dokter akan melibatkan dokter ahli mata dari Inggris.

"Ada rencana, pekan depan ada operasi tambahan dengan mendatangkan dokter ahli dari Inggris. Karena memang di operasi sebelumnya ada perlambatan pertumbuhan di selaput mata kirinya, dari dua kali operasi cangkok yang diambil dari gusi. Ini untuk mempercepat pertumbuhan selaput mata sebelah kiri," kata Yuyuk di Kantor KPK, Jakarta, Selasa (6/2/2018).

Novel Baswedan saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Umum Singapura (Singapore General Hospital) sejak ia menjadi sasaran teror air keras pada muka dan mata bagian kiri, Selasa 11 April 2017 lalu. 

Hingga saat ini sudah 301 hari, atau 9 bulan, 26 hari kasus itu tidak ada titik terang. Begitu juga kondisi kesehatan mata Novel belum pulih.

Novel sempat menjalani operasi membran mata pada Kamis, 18 Mei 2017, menggunakan plasenta bayi. Namun, karena tidak ada perkembangan signifikan, Novel harus menjalani operasi berupa pencangkokan kornea mata menggunakan struktur yang diambil dari gusi. 

Operasi pencangkokan dilakukan pada 17 Agustus 2017 lalu, untuk menumbuhkan jaringan di kornea mata Novel. Selanjutnya, pada Desember 2017, Novel kembali menjalani operasi penanaman selaput mata. 

Ternyata hasilnya kurang menggembirakan, sehingga harus dilakukan kembali operasi keempat. 

KPK berharap akan ada perubahan yang signifikan terhadap kesehatan mata kiri Novel usai operasi nanti. Yuyuk juga meminta masyarakat turut mendoakan agar operasi Novel berjalan lancar dan sukses.

Terkait perkembangan koordinasi KPK dengan Kepolisian Indonesia dalam penuntasan kasusnya, Yuyuk enggan menjawab pertanyaan wartawan. 

"Mohon doanya," begitu jawab Yuyuk.

Baca juga:

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.