Kementerian PAN: Rekrutmen CPNS Berikutnya Kemungkinan Mei 2018

"Ini masih dihitung sesuai kemampuan keuangan kita. Kalau keuangan sudah memberi lampu hijau, greenlight. Tetapi berapa jumlahnya tentu sesuai kebutuhan," kata Asman.

Senin, 15 Jan 2018 13:59 WIB

Peserta ujian seleksi CPNS mengantre di Banda Aceh, Senin (11/9/2017). (Foto: ANTARA/Irwansyah Putra)

KBR, Jakarta - Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia (PAN-RB) kembali bersiap menggelar rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). 

Menteri PAN-RB, Asman Abnur mengatakan banyak kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah yang mengajukan permintaan tambahan PNS, termasuk kebutuhan PNS di daerah terpencil.

"Permohonan banyak, tetapi kebutuhan kan sedang kami finalisasi. Semuanya sih ya mengajukan, tapi saya nggak tahu yang terbanyak siapa. Tetapi semua kementerian mengajukan. Seperti juga daerah, mengajukan juga tenaga pendidikan, tenaga kesehatan seperti dokter, bidan atau guru di terpencil," kata Asman Abnur di Kantor Kemenko Maritim, Jakarta, Senin (15/1/2018).

Pada 2017 lalu, pemerintah pusat merekrut 37 ribu CPNS. Namun untuk ini, Asman Abnur belum bisa memastikan berapa jumlah CPNS yang dibutuhkan kementerian lembaga dan yang disetujui pemerintah. Hal itu, kata Asman, harus disesuaikan dengan ketersediaan keuangan negara. 

"Ini masih dihitung sesuai kemampuan keuangan kita. Kalau Kementerian Keuangan sudah memberi lampu hijau, greenlight. Tetapi berapa jumlahnya tentu sesuai kebutuhan," kata Asman.

Menteri Asman Abnur mengatakan akan segera meminta keterangan ke kementerian dan lembaga mengenai jumlah kebutuhan CPNS dan kompetensi yang dibutuhkan. 

"Karena orientasi kami betul-betul untuk orang yang punya kompetensi. Jadi bukan administratif kemampuannya," imbuh Asman. 

Mengenai follow up hasil rekrutmen CPNS 2017, Asman menyebut finalisasi akan rampung sekitar bulan April 2018. Dia memperkirakan jadwal rekrutmen CPNS selanjutnya dilaksanakan sekitar Mei 2018. 

Baca juga:

Format Baru Gaji dan Pensiun PNS

Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia (PAN-RB) saat ini juga mengklaim sedang menyelesaikan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang gaji, tunjangan, dan fasilitas Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

Menteri PAN-RB Asman Abnur mengatakan, hal itu berkaitan dengan perubahan struktur gaji PNS yang akan dimulai tahun 2018 ini, mengacu kepada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan beberapa komponen gaji.

"Kami sedang menyusun RPP tentang gaji dan tunjangan. Bagaimana sistem gaji dan tunjangan kita ke depan, termasuk pensiun. Sekarang kan pensiun masih dikelola dan dibayar oleh negara full. Istilahnya itu dibayar oleh APBN," kata Asman Abnur.

Asman mengklaim RPP sudah hampir selesai, namun ia tidak bersedia membeberkan format baru itu. 

"Nanti saya putuskan, jangan sekarang disosialisasikan," kata Asman.

Asman menjelaskan, adanya perubahan struktur ini dalam rangka meningkatkan kesejahteraan PNS, baik mencakup pekerjaan sehari-hari maupun jaminan di hari tua. 

"Harus lebih baik. Aparatur Sipil Negara harus punya masa depan yang lebih bagus," kata Asman.

Editor: Agus Luqman 

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Puluhan organisasi Masyarakat sipil melalui gerakan #BersihkanIndonesia menantang kedua capres dan cawapres yang berlaga dalam Pemilu Presiden 2019 mewujudkan komitmen “Indonesia Berdaulat Energi".