Hari Kanker Sedunia 2018

Hingga bulan September 2017, penyakit kanker telah menghabiskan biaya sebesar 2,1 triliun rupiah. Menempati urutan kedua setelah penyakit jantung.

Rabu, 31 Jan 2018 17:24 WIB

Hari kanker sedunia diperingati setiap tanggal 4 februari dengan tema “Kita Bisa. Aku Bisa” dan sub tema “Aku Bisa Melakukan Deteksi Dini. Kita Bisa Mengerti Kanker”. Maksud dari tema ini adalah untuk menyebarkan pesan, orang baik individu atau berkelompok dapat mengambil peran dalam mengurangi beban dan permasalahan kanker.

Indonesia merupakan negara dengan beban penyakit kanker yang cukup tinggi. Menurut data Riskesdes tahun 2013, prevalansi tumor/kanker di Indonesia adalah 1,4 per 1.000 penduduk atau sekitar 347.000 orang, dan yang paling banyak dialami oleh perempuan yakni kanker payudara dan kanker leher rahim. Dari sisi pembiayaan, berdasarkan data dari BPJS hingga bulan September 2017, penyakit kanker telah menghabiskan biaya sebesar 2,1 triliun rupiah. Menempati urutan kedua setelah penyakit jantung.

Pemerintah sendiri telah melakukan upaya deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim. Deteksi dini tersebut dilakukan dengan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) untuk mendeteksi kanker leher rahim dan pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS) untuk mendeteksi kanker payudara. Hingga tahun 2017, cakupan deteksi dini IVA dan SADANIS telah mencapai 1.925.943 atau 5,2%. Program deteksi dini ini juga didukung oleh Ibu Negara dan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK).

Selain deteksi dini, Kementerian Kesehatan juga melakukan demonstration project imunisasi HPV bagi anak sekolah sebagai bagian dari pencegahan kanker leher rahim. Tak hanya itu, Kementerian Kesehatan juga mengembangkan program penemuan dini kanker pada anak, paliatif kanker, deteksi dini faktor risiko kanker paru, dan sistem registrasi kanker nasional.

Dalam memperingati hari kanker sedunia, akan diadakan kegiatan pada tanggal 13 Februari 2018 di Kota Tua sebagai Puncak Peringatan Hari Kanker Sedunia 2018. Rangkaian kegiatan yang akan dilakukan adalah;

  1.   Talkshow/simposium “Penanggulangan Kanker di Indonesia”
  2.   Deteksi Dini Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim
  3.   Penemuan Dini Kanker Pada Anak (Retinoblastoma)

Peringatan hari kanker sedunia ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan terhadap kanker serta memperkuat sistem pelayanan kanker di Indonesia. 

Editor: Paul M Nuh

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Kesalahan Mudah Viral, Jokowi Ingatkan Calon Hakim Jaga Integritas

  • Bangkai Paus Brutus Terdampar di Pulau Banyak
  • Buat Karikatur Najib Rajak, Seniman Malaysia Dipenjara
  • Lawan Chelsea, Messi Terlepas Dari Kutukan

Di Indonesia jumlah penduduknya adalah 250 juta penduduk dengan investor atau investasi di pasar modal adalah 1 juta orang saja yang berinvestasi.