Hadiri Rapim TNI-Polri, Ini yang Disampaikan Jokowi

Rapim TNI-Polri mengambil tema mengamankan pilkada serentak 2018 dan tahapan pemilu 2019

Selasa, 23 Jan 2018 11:35 WIB

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri) bersama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kanan) memberi hormat kepada Presiden Joko Widodo ketika pembukaan Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Selasa (23/1). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo memuji kerjasama TNI-Polri dalam mengawal proses demokrasi. Hal ini disampaikannya ketika memberi pengarahan kepada peserta rapat pimpinan TNI dan Polri, Selasa (23/1) di Mabes TNI Cilangkap.

Kerjasama itu menurutnya berhasil menciptakan situasi yang aman dan tertib. Sehingga gelaran pemilu, pemilihan anggota legislatif, hingga pemilihan kepala daerah tahun lalu bisa berjalan secara demokratis

"Artinya masyarakat kita semakin dewasa dan matang dalam berdemokrasi dan berpolitik. Polri dan TNI juga sudah menjalankan tugasnya dengan baik," ujar Jokowi di Mabes TNI, Selasa (23/1).

Jokowi menilai kedua institusi tersebut sudah menjalankan tugasnya dengan baik. Di sisi lain, masyarakat Indonesia juga ujarnya semakin dewasa dalam berpolitik.

Rapim TNI-Polri hari ini dihadiri 359 perwira tinggi. Mereka adalah orang-orang yang menduduki jabatan strategis seperti kepala badan, pemimpin pasukan di kedua institusi tersebut.  Rapim  mengangkat tema "Dilandasi dengan sinergi, soliditas dan profesionalitas, TNI-Polri siap mengamankan pilkada serentak 2018 dan tahapan pemilu 2019, dalam rangka menjamin kelangsungan pembangunan nasional".  


Editor: Rony Sitanggang
 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Wiranto Batalkan Wacana Pj Gubernur dari Polisi

  • PPATK: Politik Uang Rawan sejak Kampanye hingga Pengesahan Suara
  • Hampir 30 Ribu Warga Kabupaten Bandung Mengungsi Akibat Banjir
  • Persiapan Pemilu, Polisi Malaysia Dilarang Cuti 3 Bulan Ini

Pada 2018 Yayasan Pantau memberikan penghargaan ini kepada Pemimpin Redaksi Kantor Berita Radio (KBR) Citra Dyah Prastuti, untuk keberaniannya mengarahkan liputan tentang demokrasi dan toleransi.