Lagi, 240 Imigran asal Libya Tewas Tenggelam

31 orang selamat dari kejadian ini

Jumat, 04 Nov 2016 17:27 WIB

Ilustrasi

AUDIO

KBR- 240 imigran asal Libya tewas akibat kapal pengangkut yang mereka tumpangi tenggelam di laut Mediterania selatan. Juru bicara Badan Pengungsi PBB, Carlotta Sami, berdasar kesaksian para korban mengatakan terdapat dua kapal yang tidak jauh dari pantai Libya berada dalam konsisi yang sangat buruk. Banyak terdapat wanita hamil dan anak-anak yang berada diatas kapal selama berjam-jam.

"Para korban selamat memberikan laporan bahwa terdapat dua kapal tenggelam tak jauh dari pantai Libya. Mereka juga melaporkan kondisi kapal sangat buruk," kata Sami.

Sami melanjutkan sebanyak 31 orang selamat dari dua kapal karam yang tiba di pulau Italia selatan.

Sementara, Komisaris PBB, Filippo Grandi, mengatakan ia sangat sedih dengan tragedi yang terjadi. Banyak nyawa bisa diselamatkan, kata dia, jika negara-negara Eropa menawarkan diri untuk menyelamatkan lebih banyak pengungsi daripada meninggalkan mereka.

"Mediterania adalah bentangan mematikan laut untuk pengungsi dan migran, namun mereka masih melihat tidak ada pilihan lain selain mempertaruhkan hidup mereka untuk menyeberang," kata Filippo dilansir TheGuardian pada jumat (4/20/2016).

Beberapa negara Eropa telah mencoba untuk menghentikan penyelundupan imigran ilegal asal Libya dengan mencegat dan menghancurkan kapal yang mereka tumpangi setelah meninggalkan perairan Libya. Namun, para penyelundup justru beralih menggunakan perahu karet tipis yang bahkan lebih berbahaya daripada kapal kayu. Akibatnya, kehidupan imigran dihadapkan pada risiko yang sangat besar seperti tenggelamnya kapal akibat kelebihan muatan.

Sebagian besar imigran dan pengungsi tahun ini telah melarikan diri dari perang dan kemiskinan di Nigeria dan Sudan, atau Eritrea dan Gambia. Sebagian besar imigran adalah pekerja yang berusaha mencari pekerjaan di Libya tapi melarikan diri setelah perang saudara pecah di Negara tersebut.

Dengan kejadian ini, total catatan korban tenggelam di Mediterania mencapai 4220 sepanjang tahun ini. Angka itu naik dari total korban pada tahun 2015 yang mencapai 3777.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!