Rusia Tuduh AS Jatuhkan Bom Fosfor di Suriah

"Dua pesawat tempur F-15 dari angkatan udara AS mengirimkan serangan udara di pemukiman Hajin dengan menggunakan bom fosfor. Serangan udara menyebabkan kebakaran besar.”

Senin, 10 Sep 2018 11:51 WIB

Ilustrasi - Pesawat AS menjatuhkan bom fosfor di Vietnam pada 1966. (Foto: National Museum USAF/Wikimedia/Creative Commons)

KBR - Militer Rusia menuding dua jet tempur F-15 milik Amerika Serikat menjatuhkan bom fosfor putih di provinsi Deir az-Zor, Suriah akhir pekan lalu.

Laporan ini dinyatakan oleh Letnan Jenderal Vladimir Savchenko, Kepala Pusat Rekonsiliasi Rusia di Suriah kepada kantor berita Rusia TASS, Minggu (9/9/2018) waktu setempat.

"Dua pesawat tempur F-15 dari Angkatan Udara AS mengirimkan serangan udara di pemukiman Hajin dengan menggunakan bom fosfor. Serangan udara menyebabkan kebakaran besar. Informasi tentang korban dan kerusakan sedang diverifikasi," katanya.

Namun, AS membantah tuduhan penggunaan senjata terlarang tersebut dalam serangan yang menargetkan kota Hajin.

"Saat ini, kami belum menerima laporan apapun tentang penggunaan fosfor putih," katanya juru bicara kementrian pertahanan AS Sean Robertson, seperti dikutip Reuters, Senin (10/9/2018).

"Tak satu pun unit militer di daerah itu yang dilengkapi dengan amunisi fosfor putih dalam bentuk apa pun."

Kelompok-kelompok pemerhati HAM memang kerap menyatakan kalau koalisi anti-ISIS pimpinan AS menggunakan fosfor putih selama konflik di Suriah. Bom ini dapat menimbulkan asap putih tebal dan biasa digunakan sebagai alat pembakar.

Pemerhati HAM khawatir penggunaan bom yang dilarang ini di wilayah berpenduduk sipil dapat membunuh dan membakar orang hingga menembus tulang.

Ketegangan AS dan Rusia telah meningkat dalam beberapa hari terakhir menyusul pertimbangan pemerintahan Trump untuk menggunakan opsi militer karena Suriah dan Rusia terus mengabaikan peringatan AS terhadap penggunaan senjata kimia dalam serangan yang terjadi di daerah pemberontak, Idlib.

Editor: Agus Luqman

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

Saat ini ada banyak cara dan sarana untuk membantu orang lain. Lewat NusantaRun salah satunya.